Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan penting atas Bhayangkara FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, pada Sabtu (11/4/2026) malam WIB tersebut berakhir dengan skor 2-1.
Kemenangan ini membawa kegembiraan bagi pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, yang memuji keberhasilan anak asuhnya menjalankan strategi yang telah disiapkan. Hasil positif ini tidak hanya melanjutkan tren baik di kandang, tetapi juga memutus rentetan enam kemenangan beruntun yang sebelumnya dicatatkan Bhayangkara FC, dilansir dari Bola.
Menurut Lemos, salah satu faktor kunci kemenangan timnya adalah gol cepat yang dicetak oleh Borja Herrera di awal pertandingan. Gol yang tercipta kurang dari satu menit setelah peluit awal dibunyikan itu, kata Lemos, berhasil meningkatkan kepercayaan diri para pemain Laskar Kalinyamat.
Mario Lemos mengungkapkan bahwa strategi utama yang diterapkan Persijap adalah menghentikan pergerakan beberapa pemain berbahaya Bhayangkara FC. Para pemain ini selama ini dikenal sebagai senjata utama The Guardian dalam setiap pertandingan.
“Di laga ini, kami berhasil menjalankan strategi yang disiapkan, yakni menghentikan Sidibe, Privat Mbarga, hingga Doumbia. Para pemain melakukan pekerjaan yang baik,” ujar Mario Lemos, dikutip dari Bola. Ia menambahkan bahwa timnya juga berupaya memenangkan laga.
Secara khusus, Lemos menyoroti keberhasilan menghentikan Moussa Sidibe yang sebelum laga ini telah mengoleksi delapan gol dan lima assist dari sembilan pertandingan. Pemain seperti Henri Doumbia dengan empat gol dan tiga assist, serta Privat Mbarga dengan empat gol dan dua assist, juga menjadi perhatian khusus yang berhasil diredam.
Evaluasi dan Konsistensi Tim
Selain memuji performa anak asuhnya dalam memaksimalkan peluang, Mario Lemos juga tidak menampik kekecewaannya terkait kelengahan tim di menit-menit akhir pertandingan. Gol balasan dari Moussa Sidibe pada menit ke-90 menjadi catatan yang harus dievaluasi.
“Kami bisa mengontrol permainan. Namun, sayangnya di akhir laga kami melakukan kesalahan fatal yang membuat kami menderita. Namun, hal-hal semacam ini bisa terjadi. Yang terpenting, kami bisa mendapatkan tiga poin dan itu lebih utama,” terang pelatih berusia 39 tahun itu.
Lemos menegaskan pentingnya konsistensi bagi Laskar Kalinyamat untuk terus menjaga posisi di klasemen agar tidak terkejar oleh tim-tim di zona degradasi. Dengan tambahan tiga poin ini, Persijap Jepara kini semakin kokoh di peringkat ke-14 klasemen dengan total 25 poin.
Dalam pertandingan itu, Borja Herrera membuka keunggulan Persijap di menit pertama. Sudi Abdallah kemudian memperlebar jarak dengan gol pada menit ke-45, menjadikan skor 2-0 di akhir babak pertama. Bhayangkara FC hanya mampu membalas satu gol lewat Moussa Sidibe di penghujung laga.