Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, menyoroti ketatnya persaingan di papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026. Ia menilai bahwa perebutan posisi aman dari degradasi musim ini akan jauh lebih sulit dibandingkan musim-musim sebelumnya.
Mihail memiliki pengalaman dalam situasi serupa ketika menangani PSS Sleman pada musim 2023/2024. Ia mengungkapkan pengalamannya terkait batas aman poin untuk bertahan di kasta tertinggi.
"Ada satu hal, saya ingat saat saya melatih PSS Sleman dan selalu mempelajarinya, tim harus meraih lebih dari 36-38 poin untuk aman dari degradasi," ujar Marian Mihail.
Ia menambahkan bahwa persaingan musim ini akan lebih ketat karena tim-tim yang berjuang di zona degradasi akan saling berbagi poin. "Tapi saya rasa musim ini akan lebih sulit, tim-tim yang turun akan memiliki poin lebih sedikit karena enam tim yang terlibat dalam pertarungan ini akan saling berbagi poin dan persaingan akan lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya," lanjutnya.
Pernyataan Mihail sejalan dengan kondisi klasemen saat ini, di mana jarak poin antara enam tim penghuni papan bawah sangat tipis. Hal ini menyebabkan setiap pertandingan memiliki potensi besar untuk mengubah peta persaingan.
Mihail juga menyoroti perbedaan kondisi mental antara tim-tim di zona aman dan tim-tim yang berjuang keluar dari papan bawah. Menurutnya, tekanan besar seringkali membuat tim-tim yang terancam degradasi bermain lebih terburu-buru.
"Saya mengamati mereka karena saya suka tipe tim seperti ini dengan pelatih yang fokus pada permainan. Tapi itulah perbedaan saat ini dengan tim-tim yang berada di papan bawah," kata Mihail.
Ia memberikan contoh tim-tim seperti Persis Solo, Semen Padang, dan Madura yang dinilai berada dalam kesulitan dan cenderung terburu-buru serta tertekan dalam pertandingan. Sementara itu, tim-tim seperti PSIM, Persita, dan Kediri dinilai lebih sabar dan santai karena fokus bermain tanpa terlalu memikirkan ancaman degradasi.
PSBS Masih Terpuruk
Saat ini, PSBS Biak masih berada di zona degradasi. Sang juara Liga 2 2023/2024 tersebut menempati posisi ke-16 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 18 poin.
PSBS juga tengah mengalami periode sulit karena sudah lama tidak meraih kemenangan. Terakhir kali mereka meraih poin penuh adalah saat mengalahkan Bhayangkara FC 4-1 pada pekan ke-17, 12 Januari lalu.
Sejak saat itu, PSBS belum mampu kembali meraih tiga angka. Dari total 23 pertandingan yang dijalani musim ini, mereka baru mencatatkan empat kemenangan, enam hasil imbang, dan 13 kekalahan.
Masalah lainnya yang dihadapi PSBS adalah rapuhnya lini pertahanan. Hingga saat ini, mereka telah kebobolan 49 gol, menjadi yang terbanyak di liga musim ini. Sementara itu, dari sisi produktivitas, PSBS baru mencetak 26 gol.