Liga Inggris Berpeluang Kirim Sepuluh Klub ke Kompetisi Eropa Musim Depan

Premier League berpotensi mengirim hingga sepuluh wakil ke kompetisi Eropa musim 2026/2027 melalui regulasi EPS dan pencapaian klub di turnamen UEFA.

Premier League berpotensi mengirimkan hingga sepuluh wakil ke berbagai kompetisi antarklub Eropa pada musim 2026/2027 mendatang. Kepastian mengenai jumlah kuota ini bergantung pada hasil akhir klasemen liga domestik serta performa empat tim Inggris yang masih aktif di turnamen UEFA hingga Jumat (17/4/2026).

Skenario penambahan slot ini dipicu oleh regulasi baru UEFA bernama European Performance Spots (EPS), yang memberikan jatah tambahan Liga Champions kepada liga dengan performa terbaik. Dilansir dari Bola, Inggris telah mengamankan satu slot tambahan untuk musim depan melalui jalur EPS tersebut.

Saat ini, pembagian dasar kuota Eropa untuk Inggris menempatkan peringkat kelima di Liga Champions, peringkat keenam di Liga Europa, dan peringkat ketujuh di Conference League. Namun, jumlah ini dapat bertambah jika klub Inggris memenangkan trofi Liga Europa atau Conference League musim ini.

Aston Villa dan Nottingham Forest menjadi kunci penambahan slot karena keduanya berada di semifinal Liga Europa. Jika salah satu dari mereka menjadi juara namun finis di luar empat besar klasemen domestik, Inggris akan memiliki enam wakil di Liga Champions.

Situasi serupa terjadi pada Crystal Palace yang akan menghadapi Shakhtar Donetsk di semifinal Conference League. Kemenangan Palace di turnamen tersebut akan memberikan tiket otomatis ke Liga Europa, yang berpotensi menambah total wakil Inggris menjadi sembilan atau sepuluh tim.

Hasil final Piala FA antara Manchester City melawan Southampton dan Chelsea melawan Leeds United juga akan memengaruhi alokasi. Jika Manchester City atau tim yang sudah lolos ke zona Eropa memenangkan trofi tersebut, jatah kompetisi akan turun ke peringkat di bawahnya dalam klasemen liga.

Secara matematis, jumlah maksimal 11 tim masih mungkin tercapai jika semua juara kompetisi Eropa musim ini berasal dari Inggris dan mereka semua finis di luar zona kualifikasi liga. Namun, skenario sepuluh tim dianggap sebagai proyeksi paling realistis mengingat posisi Arsenal dan Aston Villa di papan atas.

Recommended