Tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia yang terlibat dalam kasus pemalsuan dokumen terkait kewarganegaraan mendapatkan sedikit keringanan hukuman. Sebelumnya, mereka tersandung kasus pemalsuan dokumen.
Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengabulkan sebagian permohonan banding para pemain tersebut. Hukuman larangan bermain selama 12 bulan tetap berlaku, tetapi hanya mencakup pertandingan resmi. Mereka masih diperbolehkan untuk berlatih dan berpartisipasi dalam kegiatan sepak bola lainnya.
Kasus ini bermula ketika Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendekati tujuh pemain asing pada tahun 2025 untuk dinaturalisasi. Belakangan terungkap bahwa dokumen yang digunakan dalam proses naturalisasi dipalsukan.
Salah satu pemain yang terlibat, Facundo Garces dari klub Spanyol Deportivo Alaves, siap untuk kembali berlatih dengan timnya. Klub telah mengonfirmasi bahwa Garces diizinkan melanjutkan latihan setelah putusan CAS.
Deportivo Alaves menyatakan bahwa meskipun Garces dapat kembali berlatih, ia tidak diizinkan bermain dalam pertandingan apa pun selama masa skorsing. "Menurut keputusan yang diumumkan, pemain tersebut tidak akan memenuhi syarat untuk bermain dalam pertandingan resmi selama 12 bulan, dengan waktu yang telah dijalani dihitung sebagai bagian dari sanksi ini," tulis klub melalui media Malaysia, The Star, Jumat (6/3/2026).
"Oleh karena itu, skorsing dari bermain pertandingan dimulai hari ini, 5 Maret 2026, dengan mempertimbangkan periode antara 25 September 2025 dan 26 Januari 2026," lanjut pernyataan tersebut.
Patuhi Hukuman
Facundo Garces, pemain berusia 26 tahun, merupakan pemain inti di lini belakang Alaves, dengan catatan 10 pertandingan sebelum kasus ini mencuat. Bersama Timnas Malaysia, ia telah bermain dua kali sejak debutnya pada 10 Juni 2025.
"Selanjutnya, sebagaimana ditetapkan dalam resolusi, sanksi tersebut terbatas pada partisipasi dalam pertandingan; Oleh karena itu, Facundo Garces dapat melanjutkan latihan bersama klub dan menjalankan aktivitas profesionalnya selama periode ini," lanjut informasi dari Alaves.
"Deportivo Alaves menghormati keputusan yang dibuat oleh badan-badan yang berwenang dan, mulai saat ini, akan menganalisis secara menyeluruh isi lengkap resolusi dan situasi saat ini," tutup klub.
Larangan Main di Laga Resmi
CAS mengonfirmasi bahwa larangan bermain selama 12 bulan tetap berlaku untuk pertandingan resmi. Banding terpisah yang diajukan FAM ditolak, sehingga mereka harus membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss (Rp7,8 miliar).
Ketujuh pemain yang terlibat adalah Facundo Tomas Garces Rattaro, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Gabriel Felipe Arrocha, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.