Pemanggilan 41 pemain oleh John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, untuk persiapan FIFA Series 2026 menuai sorotan. Sejumlah nama yang dipanggil dinilai belum menunjukkan performa terbaik di level klub, sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan publik.
Meskipun kurang bersinar di klub masing-masing, pemain-pemain ini tetap mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia.
Sebagian besar pemain yang dipanggil berasal dari kompetisi domestik, dengan 24 nama dari klub BRI Super League. Sayangnya, tidak semua pemain ini tampil memukau di liga tertinggi Indonesia, bahkan beberapa di antaranya kesulitan bersaing.
Dua striker naturalisasi, Mauro Zijlstra dan Jens Raven, termasuk dalam daftar ini. Zijlstra baru bermain dua kali dengan total 21 menit sejak bergabung dengan Persija Jakarta. Raven bermain 17 kali dengan satu gol dan dua assist, tetapi hanya sekali menjadi starter dengan total 292 menit bermain.
Ivar Jenner juga belum menunjukkan performa istimewa sejak bergabung di pertengahan musim. Ia baru bermain empat kali.
Witan Sulaeman mencatatkan satu gol dan tiga assist dari 15 laga, namun lebih sering menjadi pemain pengganti di putaran kedua. Kontribusi Egy Maulana Vikri juga menurun drastis, dengan hanya satu assist dari 21 laga musim ini.
Pemain Abroad dengan Catatan Minim
Selain pemain liga domestik, ada juga pemain abroad yang belum menemukan performa terbaiknya di klub luar negeri.
Elkan Baggott lebih banyak bermain di Premier League 2 bersama Ipswich Town U-21, dengan total empat penampilan. Adrian Wibowo yang bermain di Los Angeles FC, belum mencatatkan menit bermain di Major League Soccer (MLS) 2026.
Ole Romeny belum bisa memecah kebuntuan di kasta kedua Liga Inggris setelah absen lama karena cedera, dengan total 16 laga berdurasi 420 menit. Ragnar Oratmangoen baru bermain 10 laga di Liga Belgia dan mencetak satu gol, dengan hanya 12 menit bermain sepanjang tahun ini.