Suporter Manchester United Siapkan Aksi Penghormatan untuk Diogo Jota

Pendukung Manchester United berencana memberikan tepuk tangan untuk mendiang Diogo Jota pada laga kontra Liverpool di Old Trafford, Minggu (3/5/2026).

Kelompok suporter Manchester United berencana memberikan penghormatan khusus kepada mendiang penyerang Liverpool, Diogo Jota, dalam laga klasik di Stadion Old Trafford pada Minggu (3/5/2026). Aksi simpatik ini akan dilakukan melalui tepuk tangan bersama pada menit ke-20 pertandingan.

Sebagaimana dilansir dari Bola, inisiatif ini muncul sebagai bentuk solidaritas atas kepergian Jota yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di Spanyol pada Juli 2025. Penyerang asal Portugal tersebut wafat saat menempuh perjalanan menuju pelabuhan untuk kembali mengikuti agenda pramusim klub.

Pemilihan menit ke-20 dalam aksi tersebut didasarkan pada nomor punggung yang dikenakan Jota selama membela Liverpool. Usulan ini telah disampaikan kepada Manchester United Supporters' Trust (MUST) guna mengoordinasikan gerakan organik di kalangan pendukung tuan rumah.

Manajemen Manchester United telah mendapatkan informasi terkait rencana ini, namun pihak klub memilih tidak mengeluarkan instruksi resmi. Langkah tersebut diambil agar aksi penghormatan lahir murni dari inisiatif para penggemar tanpa ada paksaan struktural.

Langkah suporter Setan Merah ini merupakan aksi balasan atas sikap pendukung Liverpool pada tahun 2022 silam. Saat itu, publik Anfield memberikan tepuk tangan dan menyanyikan lagu dukungan bagi Cristiano Ronaldo yang sedang berduka atas kehilangan salah satu bayi kembarnya.

"Itu bentuk penghormatan yang luar biasa dari Liverpool," kata Gary Neville, mantan kapten Manchester United, saat mengenang aksi simpatik suporter rival tersebut. Saat itu, para pemain dari kedua tim juga mengenakan ban lengan hitam sebagai simbol duka cita.

Pihak MUST kini terus mendorong penyebaran gagasan ini di komunitas penggemar agar pesan kemanusiaan tetap terjaga di tengah rivalitas sengit. Pertandingan ini diharapkan tetap berjalan kompetitif tanpa mengesampingkan rasa hormat antar kedua belah pihak.

Recommended