Setelah menempuh perjalanan mudik yang panjang, kondisi kendaraan sering kali luput dari perhatian para pemiliknya. Padahal, mobil yang digunakan untuk perjalanan lintas kota hingga ratusan kilometer, apalagi dengan beban berlebih, dapat mengalami peningkatan keausan pada berbagai komponen.
Yannes Martinus Pasaribu, seorang pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), menekankan bahwa pemeriksaan kendaraan adalah langkah krusial yang tidak boleh diabaikan. Dilansir dari Medcom, perjalanan jauh di atas 500 kilometer dapat memperbesar risiko kerusakan.
Menurut Yannes, ada tiga komponen utama yang paling menerima tekanan selama perjalanan jauh dan perlu menjadi fokus pemeriksaan. “Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting, fokus utama ada pada ban, rem, dan kaki-kaki karena tiga komponen ini yang paling menerima tekanan,” kata Yannes.
Kondisi Ban dan Tekanan Udara
Pada bagian ban, pengendara perlu memastikan tekanan udara sudah sesuai standar pabrikan saat kondisi ban dingin. Selain itu, penting juga untuk memeriksa keberadaan benjolan, retakan halus, atau keausan yang tidak merata. Kondisi ban yang tidak optimal berpotensi membahayakan keselamatan selama berkendara.
Sistem Pengereman yang Optimal
Sistem pengereman juga harus mendapat perhatian serius. Pengemudi disarankan untuk mewaspadai perubahan pada pedal rem, seperti terasa lebih dalam, munculnya bunyi aneh, getaran, atau bahkan bau gosong. Apabila ditemukan gejala tersebut, kendaraan sebaiknya segera diperiksa lebih lanjut di bengkel.
“Jika mobil terasa bergetar, segera lakukan spooring dan balancing, dan jika ditemukan gejala serius seperti rem saat ditekan terasa agak dalam dan lembek bisa jadi ada kebocoran cairan, sebaiknya hentikan penggunaan dan langsung ke bengkel resmi,” jelas Yannes.
Periksa Kaki-kaki dan Transmisi
Selain ban dan rem, komponen kaki-kaki seperti shock absorber, bushing, dan ball joint juga membutuhkan pemeriksaan menyeluruh. Komponen-komponen ini cenderung lebih cepat aus akibat tekanan dan beban berlebih selama perjalanan mudik.
Beban berat selama perjalanan juga memaksa mesin dan transmisi bekerja lebih keras. Oleh karena itu, pemeriksaan oli mesin, filter, serta sistem pendingin seperti coolant, radiator, dan kipas menjadi penting untuk mencegah overheat, khususnya saat kendaraan terjebak kemacetan. Filter udara juga perlu diperiksa karena debu dapat memengaruhi performa mesin. Sementara itu, pada kendaraan dengan transmisi otomatis, pengendara perlu mewaspadai gejala perpindahan gigi yang terlambat atau terasa menghentak.