Pep Guardiola Beri Selamat kepada Arsenal Setelah Manchester City Gagal Juara

Pep Guardiola ucapkan selamat ke Arsenal yang juara Premier League 2025/2026 usai Manchester City ditahan imbang AFC Bournemouth.

Kegagalan Manchester City mempertahankan mahkota Premier League musim 2025/2026 akhirnya mendapat respons dari Pep Guardiola. Seperti dikutip dari Bola, kepastian Arsenal merengkuh takhta juara terjadi setelah Manchester City bermain imbang 1-1 kontra AFC Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.

Harapan Manchester City sempat terjaga lewat gol Erling Haaland pada masa injury time babak kedua. Namun, torehan telat tersebut tidak mampu mengubah keadaan untuk membawa tim tamu meraih kemenangan demi memperpanjang napas perebutan gelar hingga pekan pemungkas.

Sebelumnya, kubu tuan rumah memberikan kejutan besar bagi Manchester City melalui gol yang dicetak pemain muda Junior Kroupi pada menit ke-39. Gol dari wonderkid tersebut membuat armada asuhan Pep Guardiola terus berada di bawah tekanan besar sepanjang jalannya laga.

Walaupun impian meraih trofi harus pupus, Pep Guardiola tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya sepanjang musim bergulir. Juru taktik asal Spanyol itu juga menunjukkan sikap sportif dengan memberikan ucapan selamat bagi keberhasilan Mikel Arteta dan Arsenal.

Faktor kelelahan diakui Pep Guardiola menjadi kendala utama yang membuat Manchester City kesulitan tampil dengan performa terbaik di markas Bournemouth.

"A pertandingan yang sulit, kami sudah mengetahuinya. Kami sedikit kehilangan energi dan itu normal," ujar Guardiola kepada Sky Sports.

"Mereka punya 12 hari untuk mempersiapkan pertandingan ini. Tim yang bermain dengan energi seperti itu tentu sangat merepotkan."

Mantan pelatih Barcelona itu menyoroti ketimpangan masa pemulihan fisik antara kedua tim di tengah padatnya jadwal kompetisi menjelang akhir musim.

"Kami hanya punya tiga hari, harus bepergian, dan tetap berjuang," lanjut Guardiola.

Kendati demikian, Pep Guardiola melihat ada grafik peningkatan performa dari para pemain Manchester City setelah turun minum.

"Di babak kedua kami memulai dengan sangat well, ada peluang Nico O’Reilly, lalu situasi offside Erling Haaland yang menurut saya seharusnya ditinjau VAR."

"Setelah momen itu, kami tidak mampu memberikan dampak yang kami butuhkan. Kami akhirnya mencetak gol, tetapi sudah terlambat."

Pujian Spesifik untuk Konsistensi Arsenal dan Mikel Arteta

Meski dominasi panjang Manchester City di kompetisi domestik harus terhenti, Pep Guardiola tetap menaruh rasa hormat yang tinggi atas konsistensi performa Arsenal.

"Para pemain memberikan segalanya sepanjang musim ini, berjuang dalam situasi sulit sampai akhir. Kami sebenarnya sudah sangat dekat," kata Guardiola.

"Atas nama Manchester City, saya mengucapkan selamat kepada Arsenal, Mikel, dan seluruh staf pelatih atas gelar Premier League yang memang layak mereka dapatkan."

Mikel Arteta juga mendapat apresiasi khusus dari Pep Guardiola karena berhasil menyudahi periode 22 tahun puasa gelar liga yang dialami The Gunners.

"Dia bekerja sangat keras dan mencurahkan banyak usaha untuk itu. Selamat untuknya," ujar Guardiola.

Tambahan satu poin di Vitality Stadium ini mengunci posisi Arsenal sebagai kampiun Premier League 2025/2026 dengan menyisakan satu pertandingan sisa, sementara Manchester City dipastikan menyudahi kompetisi tanpa gelar juara liga.

Recommended