Peri Sandria Ungkap Kemiripan Herdman dengan Peter Withe

Mantan penyerang timnas, Peri Sandria, melihat adanya kesamaan antara John Herdman dan Peter Withe dalam gaya permainan.

Mantan penyerang Timnas Indonesia era 1990-an, Peri Sandria, memiliki harapan besar terhadap John Herdman. Ia meyakini pelatih asal Inggris tersebut dapat membawa Tim Garuda meraih prestasi di masa depan.

Herdman secara resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada awal Januari, menggantikan Patrick Kluivert. Debutnya berjalan lancar dengan kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis dalam FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).

Momentum ini, menurut Peri Sandria, dapat menjadi awal yang baik bagi Herdman, terutama dengan agenda besar seperti Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027.

"Dengan kehadiran John Herdman mudah-mudahan bisa membawa prestasi karena kesempatan beliau ini ada di Piala AFF sama Piala Asia ya," ujar Peri di kanal YouTube Bicara Bola.

Peri Sandria juga membandingkan John Herdman dengan Peter Withe, pelatih legendaris yang pernah menangani Timnas Indonesia. Ia melihat adanya kemiripan karakter permainan di antara keduanya.

"Kalau bicara John Herdman saya bisa melihat ke belakang seperti ada pelatih kita Peter Withe dulu ya. Mereka sama-sama dari Inggris kan," kata Peri Sandria.

Menurutnya, agresivitas permainan Herdman serupa dengan Peter Withe. Ia menambahkan bahwa Herdman berhasil membawa tim Kanada lolos ke Piala Dunia.

Selain itu, Peri Sandria mengapresiasi rekam jejak John Herdman yang dianggap mentereng, baik saat menangani tim putri maupun tim putra Kanada. Keberhasilan Herdman membawa tim putri Kanada meraih medali Olimpiade perunggu dua kali, serta meloloskan tim putra ke Piala Dunia setelah absen selama bertahun-tahun, menjadi sorotan.

Publik Haus Prestasi

Dalam kesempatan yang sama, Peri Sandria menyoroti penurunan antusiasme sebagian pecinta sepak bola Indonesia. Hal ini, menurutnya, disebabkan oleh minimnya prestasi yang diraih Timnas Indonesia.

"Saya rasa untuk sekarang ini memang masyarakat pecinta sepak bola butuh namanya prestasi, karena sudah lama banget kita tidak mengangkat suatu trofi," ucap Peri Sandria.

Ia menyinggung antusiasme pada cabang futsal, meskipun Indonesia menjadi runner-up setelah kalah dari Iran di Piala Asia Futsal 2026 pada Februari lalu. Peri menambahkan bahwa antusiasme terhadap futsal luar biasa, namun sepak bola tetap berbeda.

Recommended