Peta persaingan di papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026 semakin memanas menjelang akhir musim. Beberapa tim menunjukkan performa positif untuk keluar dari zona degradasi, sementara yang lain justru semakin terancam.
Persis Solo, yang baru saja lepas dari zona merah, kini mengoleksi 20 poin dan berada di peringkat ke-15. Jumlah poin ini sama dengan Madura United dan Semen Padang yang berada di bawahnya.
Di sisi lain, beberapa tim yang saat ini berada di papan tengah juga mulai merasa tidak aman. Jika terus meraih hasil buruk, mereka bisa saja terjerumus ke zona degradasi.
Di tengah sengitnya persaingan, Persijap Jepara dan Persis Solo berhasil bangkit di putaran kedua. Mereka mencatatkan hasil positif dan berhasil keluar dari zona merah.
Persijap memiliki rekor kandang yang impresif, dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang dari empat laga. Tambahan dua hasil imbang di laga tandang membuat mereka naik ke peringkat ke-14 klasemen.
Persis Solo juga mencatatkan hasil yang tidak kalah baiknya. Laskar Sambernyawa tidak terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir, dengan dua kemenangan dan empat hasil imbang. Hasil ini cukup untuk membawa mereka keluar dari zona merah.
Saat ini, Persis berada di peringkat ke-15, unggul head-to-head atas Madura United dan Semen Padang yang berada di bawahnya.
Masih Tetap Kelimpungan
Berbeda dengan Persijap dan Persis, beberapa tim di papan bawah masih kesulitan untuk keluar dari zona degradasi. Salah satunya adalah PSBS Biak, yang belum meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir.
Akibatnya, PSBS Biak terpuruk di dasar klasemen dengan 18 poin. Situasi yang lebih mengkhawatirkan dialami oleh Madura United, yang sudah 13 pertandingan tanpa kemenangan. Rekor buruk ini membuat mereka terancam degradasi.
Semen Padang sendiri menunjukkan peningkatan, dengan meraih lima poin dari lima laga terakhir. Namun, hasil ini masih belum cukup untuk mengeluarkan mereka dari zona merah.
Dua Tim Terancam
Beberapa tim di papan tengah juga harus waspada. Inkonsistensi menjelang akhir musim bisa membuat mereka terancam degradasi.
PSM Makassar menjadi tim pertama yang perlu waspada. Dari lima laga terakhir, Juku Eja menelan empat kekalahan dan satu hasil imbang. Saat ini, mereka berada di peringkat ke-13 dengan 24 poin, hanya terpaut empat poin dari zona degradasi.
Persik Kediri juga harus berhati-hati. Performa mereka kurang konsisten, dengan satu kemenangan dan tiga kekalahan dari lima laga terakhir. Macan Putih kini berada di peringkat ke-12 dengan 29 poin.
Meskipun masih unggul sembilan poin dari zona merah, Persik harus berhati-hati agar tidak terseret ke area berbahaya. Dengan sembilan laga tersisa, segala kemungkinan masih bisa terjadi.