Perebutan posisi lima besar klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 akan tersaji akhir pekan ini saat Persebaya Surabaya berhadapan dengan Persita Tangerang. Kedua tim dijadwalkan saling beradu kekuatan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Sabtu, 4 April 2026, malam WIB, yang akan disiarkan langsung melalui Indosiar dan Vidio.
Persebaya saat ini menempati peringkat ketujuh dengan raihan 39 poin dari 25 pertandingan. Tim berjuluk Bajul Ijo ini mencatat sepuluh kemenangan, sembilan hasil imbang, dan enam kekalahan. Sementara itu, Persita berada di posisi kelima klasemen dengan mengumpulkan 41 angka dari 25 laga, hasil dari 12 kemenangan, lima seri, dan delapan kekalahan.
Dikutip dari Bola, Persebaya Surabaya belakangan ini menghadapi masalah konsistensi. Tim yang diperkuat Bruno Moreira dan kolega tersebut hanya berhasil meraih satu kemenangan dari lima pertandingan terakhir mereka, serta menelan tiga kekalahan.
Situasi ini, menurut pelatih Persebaya Bernardo Tavares, diperparah dengan kondisi skuad yang tidak terlalu dalam dan banyaknya pemain yang mengalami cedera. Hal ini menjadi tantangan utama bagi tim pelatih untuk menjaga intensitas dan agresivitas dalam latihan guna persiapan pertandingan.
Berdasarkan informasi dari PR Jatim, tren negatif Persebaya dimulai dengan kekalahan 1-2 dari Bhayangkara FC pada 21 Februari 2026, diikuti kekalahan telak 3-1 dari Persijap pada 25 Februari 2026. Meskipun sempat bangkit dengan kemenangan 1-0 atas PSM Makassar pada 2 Maret 2026, Persebaya kembali kehilangan poin saat ditahan imbang 2-2 oleh Persib Bandung pada 7 Maret 2026.
Puncak dari keterpurukan mereka terjadi saat dihajar 5-1 oleh pemuncak klasemen Borneo FC. Dari lima laga terakhir, Persebaya hanya mampu mengumpulkan 4 poin dari kemungkinan 15, dengan kebobolan 12 gol dan hanya mencetak 6 gol. Laga melawan Persita ini menjadi krusial untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.
Persita dalam Tren Positif
Berbeda dengan Persebaya, Persita Tangerang justru datang dengan performa yang positif setelah jeda internasional. Pasukan berjuluk Pendekar Cisadane ini berhasil mencatatkan dua kemenangan berturut-turut.
Pelatih Persita, Carlos Pena, mengungkapkan bahwa bermain di kandang lawan tidak pernah mudah, terutama mengingat mentalitas, motivasi, dan dukungan suporter Persebaya. Namun, ia juga menegaskan bahwa timnya memiliki mentalitas dan motivasi yang sama baiknya setelah meraih hasil positif.
“Kami datang setelah beberapa hasil bagus, kami menjalani musim yang sangat baik, dan kami akan bertarung seperti biasa,” ujar Carlos Pena. Ia menambahkan bahwa Persebaya adalah tim dengan pemain bagus yang bermain di stadion luar biasa, dan kedua tim memiliki posisi yang sangat dekat di tabel klasemen. Oleh karena itu, Persita akan fokus pada diri sendiri untuk menunjukkan versi terbaik mereka dan berharap meraih tiga poin.
Setelah menghadapi Persita, Persebaya akan menjalani jadwal padat di bulan April 2026 dengan menghadapi Persija Jakarta, Madura United, Malut United, dan Arema FC.