Persebaya Surabaya Percaya Diri Jamu Persib Bandung

Persebaya Surabaya dalam kondisi percaya diri tinggi menjamu Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026.

Persebaya Surabaya siap menjamu Persib Bandung dalam laga akbar BRI Super League 2025/2026 di Kota Pahlawan. Pertandingan ini mempertemukan Persebaya yang sedang percaya diri dengan Persib yang berstatus pemuncak klasemen.

Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya, menyatakan bahwa mental anak asuhnya dalam kondisi kuat. Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (2/3/2026) malam.

Kemenangan tipis 1-0 atas PSM Makassar pada 25 Februari 2026 memberikan suntikan moral bagi tim. Kemenangan itu mengakhiri tren negatif setelah mengalami dua kekalahan beruntun.

“Kemenangan itu sangat penting bagi kami. Kemenanganlah yang membuat para pemain bahagia, memberi mereka kepercayaan diri,” kata Bernardo Tavares.

Persebaya Surabaya memulai era baru di awal tahun 2026 dengan menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala. Modal psikologis dinilai penting mengingat Persib adalah pemuncak klasemen sementara dengan tren positif tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir.

“Persib adalah tim yang sedang dalam perebutan gelar juara. Dan semua orang melihat mereka miliki skuad yang bagus. Tetapi kami juga perlu memiliki kepercayaan diri pada tim sendiri,” ujar Tavares.

Namun, Persebaya kemungkinan tidak akan tampil dengan kekuatan penuh. Dua penyerang asing, Mihailo Perovic dan Bruno Paraiba, serta Malik Risaldi, masih belum pasti bisa bermain.

Sebagai solusi, Bernardo Tavares memasang winger muda Alfan Suaib sebagai ujung tombak dan memberi kepercayaan kepada Sadida untuk menggantikan Toni Firmansyah yang sebelumnya absen.

Kembalinya Toni Firmansyah

Toni Firmansyah sudah bisa kembali memperkuat tim setelah menjalani akumulasi kartu.

“Saya tidak masalah menurunkan pemain muda. Jika mereka menunjukkan performa bagus saat latihan dan memiliki sikap yang baik, mereka akan masuk,” ungkap Tavares.

Pelatih berusia 45 tahun itu juga menegaskan tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang belum sepenuhnya pulih.

“Kami selalu mengharapkan kabar baik dari departemen medis kami. Saya tahu para pemain yang cedera ingin segera kembali. Tetapi kami juga perlu melihat pilihan terbaik,” tutur arsitek berpaspor Portugal itu.

Recommended