Persebaya Surabaya sedang mengalami masa sulit di BRI Super League 2025/2026. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka hanya mampu mengumpulkan empat poin.
Tim berjuluk Bajul Ijo ini hanya mencatatkan satu kemenangan, satu hasil seri, dan menelan tiga kekalahan.
Rangkaian hasil negatif ini dimulai saat Persebaya kalah 1-2 dari Bhayangkara FC pada 14 Februari 2026. Kekalahan tersebut mengakhiri rekor tak terkalahkan mereka dalam 13 pertandingan sebelumnya.
Selanjutnya, Persebaya takluk 1-3 di kandang Persijap Jepara (21/2/2026). Sempat bangkit dengan kemenangan 1-0 atas PSM Makassar (25/2/2026), mereka kemudian bermain imbang 2-2 saat menjamu Persib Bandung (2/3/2026).
Terakhir, Persebaya kalah telak 1-5 di markas Borneo FC pada Sabtu (7/3/2026), menjadi kekalahan terbesar mereka musim ini.
Penurunan performa ini membuat Persebaya kesulitan menjaga konsistensi di tengah ketatnya persaingan liga.
Pelatih Bernardo Tavares mengakui perlunya evaluasi besar-besaran setelah kekalahan tersebut. Ia menyatakan bahwa lawan lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
"Kami juga punya beberapa peluang, tetapi hanya mampu mencetak satu gol. Sekarang kami harus melihat kembali pertandingan ini dan menganalisis apa yang sebenarnya terjadi," ujarnya.
Tavares menambahkan bahwa para pemain sebenarnya telah berusaha menjalankan instruksi yang diberikan, namun tidak mampu menunjukkan performa terbaik.
Ia juga menyoroti gol-gol Borneo FC yang sebenarnya sudah diprediksi dalam persiapan sebelum pertandingan, termasuk ancaman tembakan dari luar kotak penalti.
Meski tertinggal, Persebaya tetap berusaha bermain terbuka hingga akhir laga. "Ketika kami tertinggal, kami punya dua pilihan, menyerah atau terus mencoba. Kami memilih untuk tetap menyerang. Tetapi ketika kami membuka ruang, Borneo kembali mencetak gol," ungkapnya.
Persebaya akan memanfaatkan jeda kompetisi karena Ramadan dan FIFA Matchday untuk berbenah. Mereka baru akan bertanding lagi pada 4 April 2026 melawan Persita Tangerang.
Setelah itu, lawan-lawan berat seperti Persija Jakarta, Malut United, Arema FC, Madura United, dan Persik Kediri sudah menanti. Kegagalan untuk bangkit bisa membuat Persebaya semakin terpuruk di klasemen.