Timnas Indonesia U-17 Bersiap Hadapi Grup Berat di Piala Asia 2026

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi Jepang, China, dan Qatar di Grup B Piala Asia U-17 2026 yang berlangsung di Arab Saudi mulai 5 Mei mendatang.

Timnas Indonesia U-17 dijadwalkan memulai perjuangan di putaran final Piala Asia U-17 2026 yang akan diselenggarakan di Arab Saudi pada 5 hingga 22 Mei mendatang. Skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto ini tergabung dalam Grup B yang dihuni oleh kekuatan besar sepak bola Asia lainnya.

Hasil undian menempatkan Garuda Muda bersama Jepang, China, dan Qatar di grup yang sama. Berdasarkan data yang dihimpun dari Bola, Indonesia menjadi satu-satunya kontestan di Grup B yang belum pernah meraih gelar juara dalam sejarah turnamen kelompok usia ini.

Jepang tercatat sebagai tim tersukses di grup ini dengan koleksi empat gelar juara pada tahun 1994, 2006, 2018, dan 2023. China membuntuti dengan dua trofi dari edisi 1992 dan 2004, sementara Qatar pernah mengangkat piala satu kali pada tahun 1990.

Prestasi tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya di ajang ini adalah mencapai babak semifinal pada tahun 1990. Pada edisi sebelumnya, yakni Piala Asia U-17 2025, Indonesia berhasil melaju hingga perempat final sebelum akhirnya dikalahkan oleh Korea Utara dengan skor telak 0-6.

Turnamen tahun ini memiliki arti krusial karena tersedia delapan tiket menuju Piala Dunia U-17 2026. Setiap tim yang berhasil melaju ke babak perempat final secara otomatis akan mengamankan tempat di kompetisi tingkat dunia tersebut.

Sebagai bagian dari persiapan, pelatih Timnas Indonesia U-17 juga mematangkan strategi melalui sejumlah laga uji coba. Salah satunya adalah pertandingan melawan Timnas China U-17 yang telah digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (8/2/2026) malam WIB.

Data Prestasi Kontestan Grup B Piala Asia U-17 2026
Negara Penampilan Sebelumnya Prestasi Terbaik Hasil Edisi 2025
Jepang 17 Juara (4 Kali) Perempat Final
Indonesia 7 Semifinal (1990) Perempat Final
China 15 Juara (2 Kali) Fase Grup
Qatar 11 Juara (1990) Fase Grup

Kurniawan Dwi Yulianto kini fokus membenahi koordinasi permainan guna menghadapi tekanan tinggi dari lawan-lawan tangguh. Tantangan besar menanti karena lawan-lawan di grup ini memiliki rekam jejak yang lebih dominan di kompetisi tingkat Asia.

Recommended