Persib Bandung berupaya memperlebar jarak poin di puncak klasemen sementara Liga Indonesia setelah mendapatkan tekanan dari Borneo FC Samarinda pada Minggu (19/4/2026). Tim berjuluk Maung Bandung tersebut kini hanya terpaut satu angka dari pesaing terdekatnya dalam perebutan gelar juara musim 2025/2026.
Dilansir dari Bola, Persib saat ini mengantongi 64 poin dari 27 laga, sementara Borneo FC membayangi di posisi kedua dengan 63 poin dari 28 pertandingan. Selisih poin yang sangat tipis ini menempatkan skuad asuhan Bojan Hodak dalam situasi krusial menjelang akhir kompetisi.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, memberikan instruksi khusus kepada para pemain untuk menjaga konsentrasi penuh di sisa musim. Umuh menargetkan tim setidaknya meraih enam kemenangan dari tujuh pertandingan yang masih harus dijalani.
"Saya pesan ke semua pemain harus konsentrasi dan punya keinginan kuat untuk menang di setiap pertandingan sampai akhir musim," ujar Umuh Muchtar, Komisaris PT PBB pada Minggu (19/4/2026). Ia menegaskan bahwa aspek disiplin dan kekompakan menjadi kunci agar tidak melakukan kesalahan fatal.
Umuh menilai peta persaingan gelar musim ini sangat ketat dan melibatkan beberapa tim papan atas lainnya. Selain Borneo FC, ia juga mewaspadai kebangkitan Persija Jakarta yang dinilai mulai menunjukkan konsistensi di jalur perebutan juara.
Manajemen Persib turut memberikan perhatian terhadap kondisi eksternal yang dinilai merugikan tim, salah satunya adalah status pertandingan melawan Dewa United. Laga tersebut dipastikan digelar tanpa kehadiran penonton, meskipun kawasan Serang, Banten, merupakan basis besar bagi pendukung Persib.
Ketidakhadiran Bobotoh di stadion dianggap sebagai kehilangan dukungan moril yang signifikan bagi pemain di lapangan. Kendati demikian, Persib tetap diwajibkan menyapu bersih poin untuk mempertahankan posisi puncak klasemen hingga akhir musim 2025/2026.