Persib Bandung dan Borneo FC akan bertanding secara bersamaan pada Minggu, 17 Mei 2026, guna menentukan arah perburuan gelar juara BRI Super League musim 2025/2026 yang memasuki pekan ke-33. Dilansir dari Bola, kedua tim saat ini berada di posisi teratas klasemen dengan perolehan poin yang identik, yakni 75 poin dari 32 laga.
Maung Bandung dijadwalkan bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Sementara itu, Borneo FC harus melakoni laga tandang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini untuk mempertahankan posisi mereka di puncak persaingan.
Pelatih Persib Bojan Hodak dan pelatih Borneo FC Fabio Lefundes diingatkan untuk tidak meremehkan lawan meski PSM serta Persijap sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi. Tim lawan berpotensi tampil lepas guna memberikan hasil manis pada laga kandang terakhir mereka musim ini.
Selain persaingan juara, pekan ini juga menjadi penentu nasib tim-tim di papan bawah untuk menghindari degradasi. Persis Solo diwajibkan meraih kemenangan penuh saat menjamu Dewa United di Stadion Manahan pada Sabtu, 16 Mei 2026, demi mengejar poin Madura United.
Madura United sendiri perlu menjaga perolehan poin di atas angka 34 agar tidak tergeser oleh Persis Solo ke zona merah. Laskar Sapeh Kerrab akan menghadapi tantangan berat saat melawat ke markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung pada Minggu, 17 Mei 2026.
Secara teknis, Madura United berada dalam posisi terancam karena kalah rekor pertemuan atau head-to-head dengan Persis Solo musim ini. Jika kedua tim mengakhiri musim dengan poin sama di angka 34, maka Madura United yang akan turun kasta ke liga bawah.
Di sisi lain, beberapa tim besar seperti Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya diprediksi tidak akan tampil dengan intensitas tinggi karena posisi mereka yang sudah stabil. Persija akan menghadapi Persik Kediri pada Sabtu, 16 Mei 2026, setelah dipastikan tertutup peluangnya untuk mengejar gelar juara musim ini.