Persija Jakarta telah mengeluarkan larangan bagi suporter Persebaya Surabaya, Bonek, untuk datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Larangan ini berlaku pada pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 yang akan mempertemukan Persija dengan Persebaya pada Sabtu (11/4/2026) malam WIB.
Keputusan klub berjulukan Macan Kemayoran ini didasarkan pada regulasi BRI Super League musim 2025/2026 yang tidak mengizinkan tim tamu didukung oleh suporternya. Hal tersebut disampaikan Persija melalui akun media sosial resmi mereka pada Kamis (9/4/2026), seperti dilansir dari Bola.
"Suporter tim tamu dilarang hadir. Sesuai regulasi yang berlaku, suporter tim tamu dilarang hadir pada laga Persija melawan Persebaya di GBK pada 11 April 2026," demikian pernyataan Persija. Mereka juga menambahkan ucapan terima kasih atas pengertian dan kerja sama dalam menjaga ketertiban bersama.
Meskipun ada larangan dari pihak tuan rumah, seringkali hal tersebut tidak sejalan dengan realitas yang terjadi di lapangan. Suporter kerap tetap melakukan perjalanan tandang, atau yang dikenal sebagai 'awaydays', sebagai bentuk dukungan sekaligus upaya membuktikan bahwa sepak bola Indonesia bisa berlangsung aman dan nyaman, bahkan dengan kehadiran pendukung tim lawan.
Namun, dalam beberapa insiden, gesekan antar-suporter masih saja terjadi. Jika larangan kehadiran suporter lawan tidak dipatuhi, klub tuan rumah dan tim tamu berisiko dijatuhi sanksi berupa denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Riwayat Damai The Jakmania dan Bonek
Hubungan antara suporter Persija, The Jakmania, dengan pendukung Persebaya, Bonek, memiliki konteks yang cukup panjang. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua kelompok suporter ini justru sudah sering saling bertandang, menunjukkan adanya upaya damai yang signifikan.
Dua musim terakhir, ribuan The Jakmania tercatat pernah mengunjungi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) di Surabaya. Fenomena serupa juga terlihat dengan kehadiran massa Bonek di SUGBK. Pemandangan harmonis ini terwujud berkat inisiatif perdamaian yang dilakukan kedua belah pihak, setelah sebelumnya memiliki rivalitas yang mengakar selama bertahun-tahun.