Manajemen Persija Jakarta mengonfirmasi pemanggilan empat pemain andalannya untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam agenda pemusatan latihan menjelang Piala AFF 2026 pada Jumat (24/4/2026) malam WIB. Kepastian ini menyusul beredarnya surat resmi PSSI yang menunjuk penggawa Macan Kemayoran untuk bergabung ke skuad Garuda.
Empat nama yang masuk dalam daftar panggil tersebut adalah Eksel Runtukahu, Shayne Pattynama, Witan Sulaeman, dan Fajar Fathur Rahman. Dilansir dari Bola, manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, telah memvalidasi kebenaran informasi mengenai pemanggilan kuartet pemain tersebut kepada publik.
"Ya, beritanya seperti itu," kata Ardhi Tjahjoko, Manajer Persija, saat memberikan keterangan resmi pada Jumat (24/4/2026) malam. Pernyataan ini mempertegas status para pemain yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial melalui dokumen bernomor 1804/AGB/309/IV-2026 tertanggal 22 April 2026.
Berdasarkan surat yang dikirimkan PSSI, para pemain dijadwalkan mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta yang berlangsung pada 26-30 Mei 2026. Agenda ini merupakan bagian dari persiapan dini Timnas Indonesia sebelum berlaga di turnamen sepak bola Asia Tenggara tersebut.
PSSI menjadwalkan perhelatan turnamen ASEAN Hyundai Cup 2026 akan dimulai pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Selain rincian jadwal latihan, federasi juga mewajibkan setiap pemain yang dipanggil untuk membawa paspor dengan masa aktif minimal hingga Januari 2027 saat berkumpul di Jakarta.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, tidak membantah kabar mengenai daftar pemain yang beredar tersebut meski belum ada pengumuman resmi secara menyeluruh. Sumardji menyatakan bahwa informasi detail mengenai komposisi pemain akan segera dipublikasikan secara formal oleh federasi sepak bola nasional.
"Nanti akan dirilis secara resmi oleh PSSI," ujar Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional, pada Jumat (24/4/2026) malam WIB. Saat ini, Persija Jakarta tengah mempersiapkan prosedur pelepasan pemain sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh PSSI guna mendukung agenda nasional tersebut.