Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menyatakan kepuasannya atas keberhasilan timnya meraih satu poin saat bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (28/02/2026) malam WIB, Persijap Jepara sukses menahan imbang tuan rumah tanpa gol.
Bagi Mario Lemos, raihan satu poin ini sangat krusial mengingat Laskar Kalinyamat sebelumnya memiliki catatan buruk, selalu kalah dalam tujuh laga tandang terakhir.
"Mendapatkan satu poin saat bermain tandang adalah hal yang penting bagi kami. Akhir-akhir ini, kami tidak berhasil untuk meraih poin ketika bertandang ke kandang lawan," kata Mario Lemos seusai pertandingan.
Pelatih asal Portugal tersebut merasa senang dengan performa anak asuhnya. Meski demikian, ia mengakui bahwa Persijap kesulitan membongkar pertahanan solid Serdadu Tridatu.
"Saya pikir, kami bermain baik pada babak pertama. Kami bisa mengontrol pertandingan. Sangat sulit untuk menghadapi Bali United karena mereka bertahan sangat dalam, dengan banyak pemain berada di belakang bola," kata dia.
Meskipun sempat mendominasi penguasaan bola, Persijap tidak mampu menciptakan peluang berbahaya, meski Wahyudi Hamisi dan rekan-rekannya sempat memiliki beberapa kesempatan.
"Sayangnya, kami masih belum cukup berbahaya, meskipun sebetulnya ada beberapa peluang. Lalu, pada babak kedua, Bali United bisa bermain lebih baik. Saya pikir kami kekurangan energi dan intensitas untuk bermain seperti babak pertama," ujar Mario.
Tambahan satu poin ini sangat berharga bagi Persijap Jepara yang sedang berjuang untuk menghindari degradasi. Hasil ini membawa Laskar Kalinyamat keluar dari zona merah BRI Super League 2025/2026.
Persijap naik ke peringkat 15 klasemen dengan 19 poin dari 23 pertandingan, menggusur PSBS Biak yang memiliki 18 poin.
"Terlepas dari hal itu, Bali United adalah tim yang kuat dan mereka bermain di kandang. Kami bisa mendapatkan satu poin untuk bisa meninggalkan zona degradasi. Itulah target yang ingin kami capai," kata Mario.
Sementara itu, kiper Persijap, Sendri Johansyah, merasa puas dengan penampilan timnya dan menegaskan bahwa Persijap akan terus berjuang memperbaiki posisi di klasemen.
"Laga ini sangat seru. Bali United menciptakan banyak peluang. Kami juga. Namun, skor akhirnya 0-0, dan itu kami syukuri. Kami juga akan masih terus memperbaiki posisi kami di klasemen agar lolos dari degradasi," kata Sendri.