Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menyatakan kegembiraannya atas performa timnya saat bermain di kandang pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Meski demikian, performa tandang Laskar Kalinyamat masih menjadi perhatian utama.
Selama putaran kedua, Persijap berhasil meraih hasil positif dalam tiga pertandingan kandang. Mereka sukses mengalahkan PSM Makassar (2-0), Madura United (1-0), dan Persebaya Surabaya (3-1).
Selanjutnya, Persijap akan menghadapi Bali United pada pekan ke-23 BRI Super League. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (28/2/2026) malam WIB.
“Saya pikir pertandingan kali ini akan menjadi kesempatan bagi kami. Di laga kandang pada putaran kedua ini, kami selalu berhasil mendapatkan kemenangan,” kata Mario Lemos.
Namun, Persijap menghadapi tantangan besar saat bermain di kandang lawan. Wahyudi Hamisi dan rekan-rekannya memiliki catatan buruk dan rentan mengalami kekalahan saat bermain tandang.
Dalam dua pertandingan tandang terakhir, Persijap selalu berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Mereka menelan kekalahan saat melawan Arema FC (0-1) dan Malut United (0-4). Hasil ini memperkuat catatan negatif mereka saat bermain di luar kandang.
“Namun, pada dua laga tandang, kami selalu mengalami kekalahan. Kami harus kalah ketika bermain di kandang Arema FC, setelah itu kembali takluk ketika bermain di kandang Malut United,” ujar Mario Lemos.
Dari statistik, Persijap telah bermain 10 kali di kandang lawan. Mereka hanya meraih satu kemenangan dan satu kali imbang, sementara delapan pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Berusaha Mencuri Poin di Bali
Mario Lemos menegaskan bahwa Persijap akan berusaha memperbaiki catatan ini saat bertandang ke markas Bali United. Dia berharap anak asuhnya dapat mencuri poin di Pulau Dewata.
“Laga kali ini di kandang Bali United akan menjadi tantangan bagi kami untuk bisa mendapatkan poin. Kami akan berusaha bisa membawa pulang poin dari laga tandang ini tentu saja,” ujar pelatih berusia 38 tahun itu.
Bali United sendiri sedang dalam tren yang kurang baik saat bermain di kandang. Mereka gagal menang dalam tiga laga kandang terakhir, yaitu saat melawan Semen Padang (3-3), Persebaya Surabaya (1-3), dan Persija Jakarta (0-1).
Persijap Mulai Bangkit
Tiga kemenangan di kandang pada putaran kedua menunjukkan sinyal positif bagi Persijap yang sedang berjuang untuk menghindari degradasi. Meskipun meraih hasil tersebut, posisi mereka masih belum aman.
Persijap saat ini berada di peringkat ke-16 klasemen dengan 18 poin. Mereka memiliki poin yang sama dengan PSBS Biak di peringkat ke-15, tetapi kalah dalam head-to-head.