Persijap Jepara Tahan Imbang Borneo FC di BRI Super League

Persijap Jepara sukses menahan imbang Borneo FC 1-1 pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 demi menjaga sportivitas kompetisi.

Persijap Jepara sukses menahan imbang tim papan atas Borneo FC pada pertandingan pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 sebagai bukti komitmen menjaga sportivitas. Hasil ini sekaligus menegaskan Laskar Kalinyamat tidak ingin bermain mata dengan para kandidat juara, seperti dilansir dari Bola.

Klub asal Jepara tersebut tetap tampil maksimal meskipun posisi mereka sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi musim ini. Keberhasilan menahan imbang Borneo FC ini secara langsung menghambat langkah sang lawan yang sedang bersaing ketat dengan Persib Bandung dalam perebutan trofi juara.

Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos, menegaskan bahwa anak asuhnya harus tetap bermain dengan motivasi tinggi dan menghormati asas fairplay. Juru taktik asal Portugal tersebut berkomitmen untuk selalu memberikan performa terbaik dalam setiap pertandingan yang dijalani timnya.

"Saya tidak akan memberi tahu apakah saya akan mengganti pemain. Saya pikir kita harus menghormati permainan ini. Saya pikir kami bermain melawan Borneo dengan cara yang sama seperti Persita bermain melawan kami, kan?" kata Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Pihak manajemen dan tim kepelatihan menekankan pentingnya menghargai kompetisi sepak bola yang sedang berjalan. Mario Lemos menginginkan atmosfer pertandingan yang jujur seperti saat tim lain berjuang menghadapi mereka.

"Persita mencoba mengalahkan kami. Saya pikir kita harus menghormati permainan, menghormati liga. Kami mencoba melakukan yang terbaik. Menurut saya, inilah sepak bola seharusnya," tambah Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Dalam laga tersebut, Persijap melakukan perombakan besar dengan mengganti empat pemain sekaligus di beberapa posisi krusial. Perubahan komposisi ini meliputi sektor penjaga gawang, bek kanan, lini tengah, hingga penyerang sayap.

"Saya melakukan empat perubahan dalam tim. Saya mengganti kiper, bek kanan, lini tengah, dan satu pemain sayap. Jika kami kalah, mungkin orang akan berkata 'Kenapa Coach Mario mengganti pemain?" kata Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Laskar Kalinyamat menurunkan Muhammad Ardiansyah untuk menggantikan kiper utama Sendri Johansyah, serta Najeeb Yakubu yang mengisi posisi Rahmat Hidayat. Di lini tengah dan sayap, Alexis Gomez serta Ambrizal Umanailo dipercaya tampil sejak menit awal.

"Tapi tidak, meskipun kami melakukan perubahan, selalu dengan niat untuk menang. Jika Anda bertanya 'Coach Mario, bisakah Anda bermain untuk hasil imbang atau kalah?' Tidak, saya tidak tahu cara melakukannya," imbuh Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Ambisi meraih kemenangan ini juga didasari oleh motivasi untuk memberikan hiburan terbaik kepada para pendukung setia yang memadati stadion di Jepara. Mario Lemos menyatakan bahwa target kemenangan berlaku bagi seluruh lawan yang dihadapi, tanpa memandang status tim tersebut.

"Jadi, baik melawan Borneo, Semen Padang, atau PSBS Biak, kami selalu mencoba untuk menang. Dan demi tim terbaik karena lihatlah pendukung kami hari ini di Jepara, luar biasa. Kami harus selalu memberikan yang terbaik untuk para pendukung," ujar Mario Lemos, Pelatih Persijap Jepara.

Setelah menyelesaikan laga kontra Borneo FC, Persijap Jepara dijadwalkan menghadapi Persib Bandung pada pertandingan pamungkas pekan ke-34. Laga penentu gelar juara bagi Persib Bandung tersebut akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, pada Sabtu (23/5/2026).

Recommended