Persik Kediri Kalah dari Bhayangkara FC, Pelatih Soroti Wasit

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, kecewa timnya kalah 3-4 dari Bhayangkara FC dan menyoroti kinerja wasit Yudi Nurcahya.

Marcos Reina, pelatih Persik Kediri, merasa kecewa atas kekalahan timnya dari Bhayangkara FC dengan skor 3-4 di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, Jumat (20/2/2026) malam WIB. Ia menilai pertandingan tersebut tidak berjalan adil.

Meskipun mengakui pertandingan berlangsung menarik dengan jual beli serangan, Reina menyoroti beberapa aspek yang menjadi perhatiannya.

Sempat tertinggal, Persik Kediri mampu mengejar ketertinggalan. Gol-gol Bhayangkara FC dicetak oleh Slavko Damjanovic (menit ke-6), Nehar Sadiki (menit ke-38), dan Privat Mbarga (menit ke-59). Sementara gol Persik Kediri dicetak oleh Kiko Carneiro (menit ke-33), Jose Enrique (menit ke-51), dan Ernesto Gómez (menit ke-64).

Namun, Bernard Henry Doumbia, pemain anyar Bhayangkara FC asal Pantai Gading, memupus harapan Persik Kediri dengan golnya di menit ke-87. Keadaan semakin buruk bagi Persik setelah Kiko Carneiro mendapat kartu merah di menit 90+7.

Marcos Reina mengungkapkan tiga poin penting yang menjadi catatannya setelah kekalahan tersebut.

"Pertama, saya bangga dengan cara tim bermain, cara menyerang, spirit mengejar ketertinggalan, menyamakan skor, berupaya menang, dan tampil lebih baik sepanjang laga," katanya.

Selain memuji penampilan tim, Reina juga menyoroti kelemahan di lini pertahanan.

"Namun, ada hal yang membuat saya tidak senang. Pertahanan kami buruk dalam beberapa situasi penting. Kami mudah kebobolan. Begitu berat kami mencetak gol untuk menang, tapi kami seperti menyerahkan tiga poin kepada Bhayangkara FC," ucapnya.

Sorotan terhadap Performa Wasit

Reina juga menyoroti kinerja wasit Yudi Nurcahya yang dianggap kurang baik dalam memimpin pertandingan.

"Saya tidak mengerti. Saya ingin ada yang harus jelaskan mengapa wasit tak memberi Subo Seto kartu kuning kedua. Selain itu, ada potensi kartu merah di babak pertama saat gol Kiko tercipta," jelasnya.

Menurut Reina, ini adalah kali pertama ia mengkritik wasit. Ia berharap liga Indonesia dapat berkembang dengan evaluasi terhadap kinerja wasit.

"Jadi, bila Indonesia mau maju liganya, wasit seperti ini bisa dievaluasi. Karena tim yang berusaha keras untuk menang dicederai wasit," ujarnya.

Recommended