Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa tim asuhannya tidak akan menyerah dalam upaya menghindari zona degradasi Liga 1 musim 2025/2026. Penegasan tersebut disampaikan pasca laga imbang kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-32, Minggu (10/5/2026), yang memperkecil peluang Laskar Sambernyawa bertahan di kasta tertinggi.
Dilansir dari Bola, hasil imbang di Stadion Manahan tersebut membuat Persis Solo tertahan di papan bawah klasemen sementara. Kondisi ini diperburuk dengan kemenangan Persijap Jepara atas Persita Tangerang yang memastikan Laskar Kalinyamat aman dari ancaman degradasi karena keunggulan rekor pertemuan (head-to-head).
Persijap Jepara saat ini menempati peringkat ke-13 dengan koleksi 34 poin. Meskipun Persis Solo berhasil menyapu bersih dua laga tersisa dan Persijap kalah beruntun, posisi Persijap tetap tidak terkejar oleh Persis Solo berdasarkan regulasi kompetisi.
"Kami tidak akan menyerah, masih ada peluang hingga pertandingan terakhir," kata Milomir Seslija, Pelatih Persis Solo. Ia mengapresiasi kerja keras para pemain dan dukungan suporter yang tetap objektif meski tim gagal meraih poin penuh di kandang sendiri.
Harapan Persis Solo kini bergantung pada hasil pertandingan pesaing lainnya, yakni PSM Makassar dan Madura United. Saat ini, Laskar Sambernyawa terpaut enam poin dari PSM Makassar dan empat poin dari Madura United yang berada di zona aman.
Persis Solo sedang berada dalam tren negatif setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Sebelum imbang lawan Persebaya, mereka menelan kekalahan telak dari Persija Jakarta dengan skor 0-4 dan menyerah 2-5 saat menghadapi Malut United.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, Persis Solo masih menyisakan dua pertandingan krusial di akhir musim. Mereka dijadwalkan menjamu Dewa United pada pekan ke-33 sebelum menjalani laga tandang ke markas Persita Tangerang pada pekan ke-34.