Persis Solo Perjuangkan Nasib di Zona Degradasi Super League

Persis Solo menghadapi tiga laga krusial mulai Mei 2026 untuk menghindari degradasi setelah tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara.

Persis Solo berupaya keluar dari zona degradasi dalam tiga pertandingan sisa kompetisi kasta tertinggi musim 2025/2026 yang dijadwalkan berlangsung sepanjang Mei 2026. Berdasarkan laporan dari Bola pada Jumat (8/5/2026), klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut saat ini masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen sementara.

Koleksi 27 poin dari 31 pertandingan membuat Persis Solo tertinggal empat poin dari Persijap Jepara yang menempati posisi aman. Tim asuhan Milomir Seslija ini harus bersaing ketat dengan sesama wakil Jawa Tengah tersebut untuk menghindari posisi jatuh ke kasta kedua musim depan.

Tantangan pertama akan dihadapi Persis saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-32, disusul laga melawan Dewa United dan Persita Tangerang. Kekalahan pada laga pekan ini, sementara Persijap meraih kemenangan, akan menutup peluang Persis secara matematis karena selisih poin yang melebar menjadi tujuh angka.

Meskipun Persebaya dan Dewa United berada di posisi enam besar, Persis Solo memiliki modal positif berupa catatan tidak terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir. Kembalinya dukungan suporter ke stadion setelah masa sanksi tanpa penonton diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi Muhammad Riyandi dan rekan setimnya.

Di sisi lain, Persijap Jepara dijadwalkan menghadapi lawan berat seperti Borneo FC dan Persija Jakarta yang sedang memperebutkan gelar juara. Kondisi ini memberikan peluang bagi Persis untuk menggeser posisi Laskar Kalinyamat jika pesaingnya tersebut gagal meraih poin penuh di sisa musim.

Hingga saat ini, dua klub yaitu Semen Padang dan PSBS Biak telah dipastikan terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi. Persis Solo fokus menjaga rekor kandang demi meraih sembilan poin maksimal untuk memastikan keberlangsungan posisi mereka di liga musim depan.

Recommended