Persis Solo Catatkan Progres Pesat di BRI Super League

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, merasa gembira dengan perkembangan pesat anak asuhnya di BRI Super League, terutama setelah mengalahkan Bali United 3-0.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengungkapkan kegembiraannya atas progres signifikan yang ditunjukkan timnya dalam mengarungi BRI Super League. Perkembangan ini meningkatkan kepercayaan diri Laskar Sambernyawa untuk menghindari degradasi.

Kemenangan 3-0 atas Bali United menjadi bukti nyata kemajuan tersebut. Hasil positif ini mengangkat posisi Persis Solo keluar dari zona degradasi di klasemen BRI Super League, menduduki peringkat ke-15 dengan 20 poin.

Meski demikian, Seslija tetap menekankan pentingnya evaluasi. Menurutnya, kedisiplinan taktik pemain masih perlu ditingkatkan. "Kami bisa mencetak gol-gol seperti yang sudah kami asah di latihan. Namun, terkadang saya juga tidak senang dengan para pemain karena dalam beberapa momen mereka tidak mengikuti taktik saya," ujar Milomir Seslija.

Milo memakluminya, "Karena, para pemain mungkin ingin menunjukkan kemampuan yang dimiliki. Hal ini memang cukup normal dalam sepak bola," lanjut pelatih berusia 61 tahun itu.

Milo menyoroti keberhasilan tim mencatatkan cleansheet dalam dua laga terakhir melawan Persijap Jepara (0-0) dan Bali United. Hal ini patut diapresiasi mengingat Persis Solo sempat menjadi tim dengan kebobolan terbanyak musim ini, dengan total 44 gol.

"Yang terpenting, kami bisa mengamankan cleansheet pada dua pertandingan terakhir. Kami juga bisa mendominasi pertandingan. Para pemain juga memperlihatkan semangat yang tak pernah menyerah," kata dia.

Menuju Akhir Musim dengan Optimisme

Keberhasilan Persis Solo keluar dari zona merah memberikan motivasi tambahan bagi para pemain. Mereka kini lebih yakin untuk bersaing di sembilan laga sisa musim ini.

Milo menilai posisi ini strategis, mengingat ketatnya persaingan di papan bawah. Persis kini memiliki kesempatan untuk menentukan nasibnya sendiri, tanpa bergantung pada hasil tim lain. "Perjalanan kami menuju akhir musim ini dimulai dengan posisi yang bagus di klasemen. Kami masih memiliki sembilan pertandingan lagi. Kini, kami bisa memutuskan sendiri masa depan kami di kompetisi ini. Kami tidak perlu bergantung dengan tim lain," katanya.

Memaksimalkan Jeda Idulfitri

Milo berencana memaksimalkan jeda kompetisi selama Idulfitri untuk memperbaiki kekurangan tim. Masa ini dianggap krusial untuk memastikan tren positif berlanjut saat menghadapi pekan ke-26. "Setelah laga terakhir ini, kami akan memiliki waktu istirahat yang cukup longgar. Kami punya waktu yang banyak untuk melakukan persiapan dan meningkatkan kesatuan, chemistry, dan pemahaman antarpemain dalam tim ini," kata dia.

Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut menambahkan, "Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, jika kami sudah bisa memperbaiki kemampuan mencetak gol, maka tidak ada tim lain yang bisa menghentikan kami."

Recommended