Persis Solo berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi klasemen sementara Super League 2025/2026 setelah mengalami kekalahan telak 2-5 dari Malut United pada awal Mei 2026 ini. Hingga pekan ke-31, klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut masih tertahan di peringkat ke-16.
Berdasarkan data klasemen yang dilansir dari Bola, Persis Solo baru mengumpulkan 27 poin dan terpaut dua angka dari Madura United yang berada di batas aman posisi ke-15. Tim asuhan Milomir Seslija ini memiliki selisih empat poin dari Persijap Jepara dan PSM Makassar.
Kondisi ini memaksa Persis Solo harus menyapu bersih kemenangan pada tiga pertandingan tersisa musim ini sembari berharap tim pesaing kehilangan poin. Saat ini, dua tim lainnya yakni PSBS Biak dan Semen Padang sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua.
Performa Persis Solo sepanjang musim ini tercatat tidak konsisten dengan sempat melewati 13 pertandingan beruntun tanpa kemenangan hingga Desember 2025. Meskipun sempat bangkit pada Maret dan April 2026, kekalahan beruntun dari Persija dan Malut United kembali menghambat posisi mereka.
Mantan pelatih Persis Solo, Widyantoro, menyatakan keyakinannya bahwa peluang tim untuk bertahan di kasta tertinggi masih terbuka lebar melihat materi pemain yang ada. Ia menekankan pentingnya perjuangan maksimal dari seluruh elemen klub di penghujung kompetisi.
"Intinya tiga pertandingan betul-betul diperjuangkan dengan sepenuh hati. Perjuangan dari semua pihak, dari sejak promosi dan suporter yang begitu setia, kalau harus turun itu artinya sangat disayangkan sekali," kata Widyantoro, pelatih yang pernah membawa Persis menembus babak 8 besar Divisi Utama.
Persis Solo dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya pada 9 Mei 2026 dan Dewa United pada 16 Mei 2026 mendatang. Laskar Sambernyawa akan menutup musim kompetisi dengan melakoni laga tandang melawan Persita Tangerang pada 23 Mei 2026.