Gelandang Persita Tangerang, Pablo Ganet, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya menelan kekalahan dari Persib Bandung dalam laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion GBLA, Kota Bandung, pada Minggu (22-2-2026) malam.
Menurut Ganet, ia dan rekan-rekannya telah berupaya keras untuk meraih hasil positif. Namun, hasil di lapangan tidak sesuai harapan. "Seperti yang dikatakan pelatih, kami sedikit kecewa karena datang ke sini dengan usaha besar," kata Pablo Ganet.
Ganet menambahkan, gol yang tercipta dari bola mati menjadi titik balik yang memengaruhi jalannya pertandingan. Ia berpendapat, dalam situasi seperti itu, banyak tim cenderung kehilangan fokus dan berpotensi kebobolan lagi.
Meski demikian, Ganet mengakui bahwa Persita telah menunjukkan karakter yang berbeda. "Kami bermain dengan penuh karakter. Setelah kebobolan dari bola mati, biasanya banyak tim kehilangan fokus. Tapi, kami menunjukkan kepribadian yang kuat," ungkap pemain asal Spanyol ini.
Tekanan semakin meningkat ketika Persita harus bermain dengan 10 orang pada injury time babak kedua. Namun, semangat untuk menyerang tidak padam. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu terus berupaya menekan dan mencari peluang untuk menyamakan kedudukan. "Dengan 10 pemain pun, kami tetap berusaha menyerang," ujar Ganet.
Pablo Ganet juga menyayangkan adanya peluang yang seharusnya bisa membuat skor imbang 1-1, namun tidak disahkan oleh wasit. "Kami semua tahu hasil ini tidak baik untuk kami. Saya rasa kami bisa menyamakan kedudukan," sesalnya.
Ganet menekankan bahwa timnya tidak boleh berlarut-larut dalam kekecewaan. Ia berharap Persita segera bangkit dan fokus pada pertandingan selanjutnya. "Kami harus terus melangkah. Terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami, dan kami akan terus maju," ucapnya.