PERURI menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada Yayasan Puri Artha di Telukjambe, Karawang, pada Jumat, 24 April 2026, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Penyerahan bantuan ini mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta pendidikan agama.
Dilansir dari Medcom, Koordinator Corporate Communication dan TJSL PERURI, Yahdi Lil Ihsan, menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada perwakilan penerima manfaat. Agenda yang berlangsung di Aula SD Puri Artha ini disaksikan langsung oleh Ketua Yayasan Puri Artha, Suhadak Bahariawan.
Bantuan tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhan infrastruktur dan fasilitas belajar. Di sektor PAUD, PERURI memberikan dukungan sarana belajar untuk KB Mawar VII serta perbaikan ruang kelas, perpustakaan, dan toilet di lingkungan TK Teruna Ria.
Peningkatan fasilitas juga menyasar jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui bantuan sanitasi sumur bor di SD Puri Artha. Sementara itu, SMP Puri Artha menerima bantuan sarana belajar dan perbaikan prasarana guna menunjang operasional sekolah.
Sektor pendidikan agama turut mendapatkan perhatian melalui pengadaan alat bantu belajar bagi DTA Al-Mubtadi'in. Selain aspek akademis, perusahaan memperkuat fasilitas olahraga bagi masyarakat di lingkungan Puri Telukjambe Blok B.
Yahdi Lil Ihsan menyatakan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab moral untuk berkembang bersama masyarakat di area operasional Karawang. Menurutnya, kemajuan perusahaan harus sejalan dengan peningkatan kualitas sektor pendidikan sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia.
"Dengan lingkungan yang aman dan nyaman, proses transfer ilmu dari guru ke siswa akan lebih optimal. Inilah investasi nyata kami untuk masa depan Indonesia yang lebih baik," ujar Yahdi Lil Ihsan, Koordinator Corporate Communication dan TJSL PERURI.
Suhadak Bahariawan selaku Ketua Yayasan Puri Artha menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap sekolah-sekolah di lingkungannya. Ia menilai perbaikan infrastruktur dasar seperti plafon dan sanitasi sangat krusial bagi kenyamanan harian para siswa.
Program penyediaan fasilitas ini selaras dengan pilar sosial TJSL perusahaan yang mengacu pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Fokus utama inisiatif ini adalah pencapaian target pendidikan berkualitas demi mencetak generasi muda yang kompetitif di masa depan.