Petron Filipina Terima Pasokan Minyak Mentah dari Rusia

Petron Corp menerima pengiriman 700 ribu barel minyak mentah Rusia setelah menyatakan darurat energi nasional.

Petron Corp, perusahaan kilang minyak Filipina, dilaporkan telah menerima lebih dari 700 ribu barel minyak mentah dari Rusia. Pengiriman ini dilakukan beberapa hari setelah Filipina menyatakan keadaan darurat energi nasional akibat konflik di Timur Tengah.

Kapal Sara Sky berbendera Sierra Leone, yang membawa minyak mentah berkualitas tinggi dari pipa ESPO Rusia, tiba pada Senin (23/3/2026). Dokumen menunjukkan bahwa Petron Corp adalah penerima pengiriman tersebut, seperti yang dilansir dari Barron's, Kamis (26/3/2026).

Seorang jurnalis AFP menyaksikan Sara Sky berlabuh di pelabuhan Limay, di luar Manila, lokasi kilang Petron berada. Pengiriman ini diyakini sebagai yang pertama dari Rusia ke Filipina dalam lima tahun terakhir.

Sebelumnya, CEO Petron, Ramon Ang, menyatakan bahwa perusahaannya sedang bernegosiasi untuk membeli minyak Rusia. Namun, ia menolak memberikan konfirmasi saat pengiriman tersebut tiba.

Presiden Filipina, Ferdinand Marcos, mengungkapkan bahwa pemerintah sedang aktif mencari sumber bahan bakar untuk mengatasi menipisnya persediaan nasional, yang diperkirakan hanya cukup untuk 45 hari.

Marcos menyatakan dalam konferensi pers mengenai keadaan darurat, "Kami tidak hanya menghubungi pemasok minyak tradisional kami, kami juga telah mencoba untuk mengeksplorasi sumber lain yang tidak terpengaruh oleh perang di Timur Tengah. Tidak ada yang dikesampingkan. Kami sedang mempertimbangkan semuanya, semua yang dapat kami lakukan."

Departemen Energi Filipina telah mengalokasikan dana darurat sebesar US$ 332 juta sebagai langkah proaktif untuk mengamankan pasokan bahan bakar.

Filipina juga berencana meningkatkan produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga batu bara untuk menjaga tarif listrik tetap rendah di tengah melonjaknya biaya LNG (gas alam cair), sehingga negara tersebut terpaksa sementara waktu lebih bergantung pada bahan bakar fosil.

Recommended