Chelsea Catat Rekor Kebobolan Terburuk di Liga Champions

Chelsea menelan kekalahan telak 2-8 dari PSG di Liga Champions, sekaligus mencatatkan rekor kebobolan terburuk sepanjang sejarah klub.

Chelsea menelan pil pahit usai dipermalukan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 0-3 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions UEFA di Stamford Bridge, Selasa (17/3/2026) malam. Kekalahan ini memperpanjang catatan negatif klub dan menorehkan rekor baru yang kurang menggembirakan.

Dengan hasil tersebut, The Blues tersingkir dengan agregat telak 2-8. Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah klub, Chelsea kebobolan delapan gol dalam satu duel dua leg fase gugur, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Datang dengan misi berat setelah kalah 2-5 pada leg pertama, tim asuhan Liam Rosenior justru semakin tertekan dengan absennya kapten Reece James akibat cedera hamstring.

Alih-alih bangkit, Chelsea justru langsung tertekan sejak awal laga. PSG membuka keunggulan lewat Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-6, disusul gol Bradley Barcola (14\') dan Senny Mayulu (62\') yang memastikan kemenangan meyakinkan tim asuhan Luis Enrique.

Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Chelsea. Rosenior kini mencatat tiga kekalahan beruntun, menyamai rekor terburuk yang sebelumnya dialami pendahulunya, Enzo Maresca.

Sementara itu, PSG melaju ke perempat final dan akan menghadapi pemenang antara Liverpool atau Galatasaray.

Bagi Chelsea, kekalahan ini menjadi pukulan telak yang menegaskan krisis performa mereka di musim ini, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Chelsea tampaknya sangat yakin dan percaya terhadap Liam Rosenior saat menunjuknya sebagai pengganti Enzo Maresca pada awal Januari 2026. The Blues bahkan memberinya kontrak jangka panjang hingga 2032.

Namun, awal perjalanan Rosenior tidak berjalan mulus. The Blues kini berada di ambang tersingkir dari Liga Champions. Bahkan, muncul laporan petinggi klub mulai meragukan masa depannya secara diam-diam.

Tekanan terhadap Roseior dipastikan akan semakin besar jika performa Chelsea terus mengecewakan di Premier League.

Recommended