Ajang Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi kompetisi tertinggi bagi tim nasional, tetapi juga merupakan jalur penting bagi para pemain untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi, Ballon d'Or. Trofi ini merupakan impian setiap pesepak bola yang menunjukkan bakat luar biasa, performa memukau, serta kontribusi signifikan bagi klub maupun tim nasionalnya.
Lionel Messi, yang saat ini bermain untuk Inter Miami, AS, masih memimpin daftar peraih Ballon d'Or dengan delapan trofi. Dengan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni hingga 19 Juli, pertanyaan muncul apakah Messi memiliki peluang untuk menambah koleksinya melalui turnamen tersebut. Selain Messi, setidaknya ada lima superstar lain yang siap bersaing memperebutkan penghargaan ini, seperti dilansir dari Bola.
Berikut adalah beberapa pemain yang berpotensi besar meraih Ballon d'Or melalui performa mereka di Piala Dunia 2026, berdasarkan ulasan dari Planetfootball:
Harry Kane
Kapten Timnas Inggris ini telah menunjukkan performa luar biasa dalam delapan bulan terakhir. Dengan 48 gol dalam 40 penampilan di semua kompetisi bersama Bayern Munich musim ini, Kane menjadi alasan utama mengapa Inggris diunggulkan. Jika ia mampu mempertahankan performanya dan membawa Inggris meraih trofi, ia berpotensi menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d'Or sejak Michael Owen seperempat abad lalu.
Kylian Mbappe
Mbappe, yang merupakan salah satu pesaing Kane untuk Sepatu Emas Eropa musim ini, telah mencapai puncak baru dalam jumlah golnya. Ia juga berhasil mencetak gol dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Timnas Prancis. Jika ia mempertahankan rata-rata satu gol per pertandingan di Piala Dunia, Prancis akan memiliki peluang besar. Mbappe sebelumnya nyaris meraih Ballon d'Or pada tahun 2023 setelah mencetak hattrick di final Piala Dunia, namun harus puas di posisi ketiga. Kemenangan di Piala Dunia 2026 dapat mengukuhkan posisinya tahun ini.
Lamine Yamal
Remaja luar biasa ini berhasil menempati posisi runner-up Ballon d'Or tahun lalu setelah memenangkan gelar domestik bersama Barcelona. Perkembangannya yang pesat telah mengangkat statusnya menjadi superstar. Spanyol, yang merupakan juara Eropa, akan memasuki turnamen Piala Dunia dengan performa gemilang. Tidak seperti tim La Roja 2010 yang mengandalkan beberapa bintang, tim saat ini memiliki satu superstar yang jelas pada diri Yamal.
Vinicius Junior
Penghargaan Ballon d'Or baru mengizinkan pemenang non-Eropa sejak tahun 1995. Namun, dalam periode yang relatif singkat itu, banyak pemain Brasil telah meraih penghargaan ini. Keberhasilan Ronaldo Nazario pada tahun 2002, yang diraih setelah penampilan gemilang di panggung terbesar, menjadi standar emas bagi pemenang Brasil.
Lionel Messi
Messi memenangkan Ballon d'Or kedelapannya berkat performanya di Piala Dunia terakhir. Meskipun peluangnya untuk meraih yang kesembilan terbilang kecil mengingat usianya yang akan menginjak 38 tahun dan turnamen individu seperti di Qatar mungkin di luar kemampuannya, namun tidak ada yang tidak mungkin. Messi tampil luar biasa pada tahun 2025 dan menunjukkan penampilan cemerlang dalam laga persahabatan terakhirnya bersama Argentina.
Erling Haaland
Harapan Haaland untuk meraih Ballon d'Or pertamanya mungkin sempat memudar setelah awal musim 2026 yang minim gol dan tersingkirnya Manchester City di Liga Champions. Namun, ia menjadi pencetak gol terbanyak dalam kualifikasi Piala Dunia saat Norwegia berhasil lolos ke Piala Dunia pertama mereka di abad ini. Jika ia mampu memberikan prestasi luar biasa dan membawa Norwegia sebagai tim underdog, ia mungkin kembali masuk dalam daftar kandidat.