Marcos Reina Benahi Komunikasi Lini Pertahanan Persik Kediri

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina fokus memperbaiki komunikasi lini belakang jelang laga kontra Persita pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026.

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, memprioritaskan perbaikan koordinasi lini belakang menjelang pertandingan pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 melawan Persita Tangerang di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Minggu (19/4/2026). Langkah ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap performa pertahanan tim yang terus memburuk.

Hingga pekan ke-27, Macan Putih tercatat sebagai tim dengan jumlah kemasukan gol terbanyak kedua di liga. Gawang yang dikawal Leo Navacchio telah kebobolan sebanyak 47 kali, hanya terpaut dari PSBS yang berada di posisi terbawah dengan 64 gol.

Dilansir dari Bola, Marcos Reina mengidentifikasi bahwa kendala utama timnya terletak pada komunikasi antara pemain belakang dan penjaga gawang. Arsitek asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa gol-gol yang bersarang ke gawang mereka seharusnya dapat dicegah.

"Kami kebobolan gol yang sangat mudah. Seharusnya ini bisa dihindari jika komunikasi berjalan baik," kata Marcos Reina, Pelatih Kepala Persik Kediri. Ia menambahkan bahwa staf pelatih telah berupaya keras untuk memperkuat sektor tersebut.

Statistik menunjukkan tantangan besar bagi Reina sejak menggantikan posisi Ong Kim Swee. Mantan asisten pelatih itu tercatat baru mempersembahkan satu catatan nirbobol saat timnya bermain imbang tanpa gol melawan Persijap.

Performa Persik dalam lima laga terakhir juga berada dalam tren negatif dengan raihan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Saat ini, Ezra Walian dan rekan-rekannya tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara.

Posisi Persik terancam terseret ke zona bawah jika tidak segera meraih poin dalam tujuh pertandingan sisa. Sebaliknya, Persita Tangerang asuhan Carlos Pena datang ke Kediri dengan motivasi tinggi untuk menembus papan atas klasemen.

Marcos Reina memprediksi Persita akan tampil terbuka dan berani dalam penguasaan bola pada laga nanti. Strategi tim tamu yang cenderung ofensif memaksa skuat Persik untuk lebih waspada dalam mengantisipasi serangan lawan.

Recommended