Pinjam Dana untuk Kebutuhan Lebaran, Ini Kata Perencana Keuangan

Perencana keuangan memberikan pendapat terkait pinjaman untuk memenuhi kebutuhan Lebaran sebelum THR cair. Ini poin pentingnya!

Mendekati Hari Raya Idul Fitri, tunjangan hari raya (THR) menjadi hal yang dinantikan pekerja untuk memenuhi kebutuhan tambahan. Bagaimana jika THR belum cair, bolehkah berutang untuk kebutuhan Lebaran?

Uang THR biasanya digunakan untuk mudik, membeli oleh-oleh, atau baju baru. Perencana keuangan dari Tatadana Consulting, Tejasari, menyatakan bahwa mengajukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan hari raya tidak masalah, terutama jika memang perlu disiapkan lebih awal, seperti tiket mudik.

Tejasari menekankan pentingnya memastikan THR pasti diterima dengan nominal yang jelas. Dengan demikian, utang atau pinjaman dapat segera dilunasi setelah THR cair.

"Jadi ke depan kita kan sudah pasti nih dapat THR, tapi pastikan dulu, memastikan dulu nih perusahaan kita pasti kasih ya. Maksudnya dengan asumsi pasti kasih, maka ya kita pasti bisa bayar utang setelah uang THR masuk," kata Tejasari kepada detikcom, Rabu (4/3/2026).

Tejasari menyarankan untuk memilih fasilitas pinjaman dengan bunga rendah, atau bahkan tanpa bunga, agar THR tidak tergerus oleh bunga.

"Ya sebenarnya sih agak bahaya ya si pinjol itu. Karena kan dia memang bunganya gede banget gitu ya, bunganya lumayan besar lah," ucapnya.

Tejasari menyarankan untuk memanfaatkan fasilitas kartu kredit jika memungkinkan, asalkan pembayaran dilakukan sebelum jatuh tempo agar tidak terkena bunga.

"Kalaupun misalnya pinjam, mungkin pilih yang bunganya nggak terlalu gede ya. Kalau langsung bayar sebulan atau bahkan ada juga tuh yang kasih promo-promo kalau langsung bayar nggak dapat bunga. Nah kita bisa pilih tuh yang nggak ada bunganya, salah satunya kan kartu kredit. Kartu kredit kan kalau kita bayar sebelum jatuh tempo kita lunasin kan beres, nggak ada masalah," sambung Tejasari.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh utang dan cicilan untuk kebutuhan Lebaran sebaiknya langsung dilunasi saat THR cair agar tidak menjadi beban keuangan di kemudian hari.

"Jadi memang kalau bisa sih jangan yang dicicil 3 bulan. Karena kan kita dapat THR langsung harus bayar utang yang tadi. Kalau dicicil 3 bulan kan jadi beban bulanan kita berikutnya," tegasnya.

Senada dengan Tejasari, perencana keuangan Eko Endarto juga berpendapat bahwa pengajuan pinjaman untuk kebutuhan hari raya dapat menjadi pilihan yang tepat selama waktu pencairan THR dapat dipastikan.

Eko juga menekankan pentingnya memilih fasilitas pinjaman dengan bunga rendah agar manfaat THR tidak berkurang.

"Pinjaman bisa jadi solusi karena kepastian pembayaran sudah ada dan bukan spekulasi. Tapi pastikan dengan cara yg cerdas. Misal bunganya kecil, pinjam tanpa bunga atau memanfaatkan fasilitas bayar sebelum jatuh tempo dari kartu kredit," jelas Eko.

Eko menambahkan, pinjaman dapat menjadi solusi efisien, terutama untuk kebutuhan seperti tiket mudik yang dapat dibeli lebih murah jauh hari sebelum Lebaran.

"Kalau memang menjadi sebuah kebutuhan dan efisien nggak masalah. Misalnya untuk tiket mudik yang pasti dipakai dan bisa beli lebih murah di tanggal yang jauh dari hari H," sambungnya.

Recommended