PT PLN (Persero) menyiapkan posko siaga dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik strategis Jawa menuju Bali untuk menyambut Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik pengguna kendaraan listrik.
Salah satu titik penting yang disiapkan PLN adalah di kawasan Anjungan Betutu Gilimanuk, Bali, dan Grand Watu Dodol, Banyuwangi. Kedua lokasi ini akan menjadi lokasi transit utama bagi pemudik dengan kendaraan listrik.
Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), Adi Priyanto, menyatakan bahwa posko siaga PLN tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan teknis, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi pemudik kendaraan listrik.
"Selain menyediakan SPKLU, kami juga menghadirkan Posko Siaga PLN sebagai tempat istirahat pemudik. Di sini tersedia area rehat, makanan ringan, serta ruang tunggu bagi pengguna kendaraan listrik yang sedang menunggu proses pengisian daya," kata Adi saat meninjau fasilitas SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk, yang dikutip pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Keberadaan posko ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan lintas provinsi, terutama di jalur penyeberangan Jawa–Bali yang diperkirakan padat saat arus mudik dan balik Idulfitri.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara, Elashinta, menambahkan bahwa fasilitas SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk telah dilengkapi pengisian daya berkapasitas besar, termasuk charger 180 kW dengan dua nozzle dan charger 22 kW.
Selain itu, PLN juga menyediakan enam unit SPKLU untuk kendaraan listrik roda dua. Jaringan SPKLU di kawasan Bali Barat dan Bali Utara terus diperkuat dengan total 16 lokasi SPKLU untuk kendaraan roda empat dengan 24 mesin charger.
PLN juga mengoperasikan Posko Siaga SPKLU di kawasan Grand Watu Dodol Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai lokasi pengisian daya terakhir sebelum penyeberangan ke Bali. Menurut Adi Priyanto, rest area ini menjadi titik krusial karena banyak pemudik mengisi daya sebelum menyeberang ke Bali.
PLN juga menyiapkan petugas siaga yang berjaga selama 24 jam di setiap posko SPKLU strategis. Posko tersebut juga terintegrasi dengan kepolisian dan operator pelabuhan.
PLN mengoptimalkan aplikasi PLN Mobile untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Fitur-fitur yang tersedia antara lain:
- Trip Planner: Rekomendasi lokasi SPKLU sesuai rute.
- AntreEV: Pemantauan antrean SPKLU secara real-time.
- Hotline: Layanan khusus 24 jam melalui PLN Mobile atau WhatsApp di nomor 08777-11-12-123.
Adi Priyanto menegaskan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan maksimal bagi pengguna kendaraan listrik selama musim mudik, termasuk keandalan sistem kelistrikan nasional dan layanan darurat melalui Call Center 123 dan PLN Mobile.
"Jika ada pelanggan yang kehabisan baterai di tengah perjalanan, petugas kami siap memberikan bantuan melalui mobile charging hingga kendaraan dapat mencapai SPKLU terdekat," ujar Adi.
PLN berharap kesiapan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama mudik Lebaran 2026.