Peta persaingan di papan atas Premier League semakin menarik, dengan peluang tak biasa bagi tim Inggris untuk mengirimkan hingga tujuh wakil ke Liga Champions musim depan. Persaingan ketat tak hanya terjadi dalam perebutan gelar, tetapi juga dalam perburuan tiket ke kompetisi elit Eropa tersebut.
Brentford dan Everton saat ini berada di posisi keenam dan ketujuh klasemen, hanya terpaut tiga poin dari Liverpool di peringkat kelima. Posisi lima besar hampir dipastikan mengamankan tiket Liga Champions, berkat posisi kuat Inggris dalam sistem koefisien asosiasi UEFA.
Peluang bagi tim-tim di luar lima besar pun terbuka lebar. Fulham, Brighton & Hove Albion, Sunderland, Newcastle United, dan Bournemouth juga masih bersaing ketat, dengan selisih hanya tujuh poin antara posisi kelima hingga ke-13.
Musim ini, enam klub Inggris berpartisipasi di Liga Champions. Setelah fase 16 besar, hanya Arsenal dan Liverpool yang tersisa.
Meskipun begitu, skenario ekstrem yang memungkinkan Premier League mengirim hingga tujuh tim ke Liga Champions musim depan tetap terbuka. Namun, hal ini hanya akan terjadi jika kondisi-kondisi spesifik terpenuhi.
Regulasi UEFA mengatur tentang European Performance Spot (EPS). Jika klub yang mendapatkan jatah EPS juga lolos ke Liga Champions melalui jalur lain, seperti posisi liga atau kualifikasi, maka slot tersebut akan dialihkan ke tim lain dengan peringkat tertinggi berikutnya di kompetisi domestik. Aturan serupa berlaku jika klub pemilik EPS lolos ke Liga Europa.
EPS merupakan tambahan slot yang didapat Inggris berkat tingginya koefisien UEFA. Hal ini membuat peringkat kelima saat ini berhak tampil di Liga Champions.
Peran Liverpool dan Aston Villa
Kunci dari skenario tujuh wakil ini terletak pada performa Liverpool dan Aston Villa di kompetisi Eropa.
Jika Liverpool menjuarai Liga Champions musim ini, tetapi hanya finis di posisi kelima atau keenam Premier League, maka jatah Liga Champions akan turun satu peringkat lagi di klasemen domestik.
Skenario serupa berlaku untuk Aston Villa. Jika mereka menjuarai Liga Europa dan finis di posisi kelima atau keenam, mereka tetap lolos otomatis ke Liga Champions. Dampaknya, satu slot tambahan kembali "turun" ke posisi berikutnya di klasemen.
Jika kedua kondisi tersebut terjadi bersamaan, maka tim peringkat ketujuh Premier League juga akan mendapat tiket ke Liga Champions.
Saat ini, Aston Villa berada di posisi keempat dan unggul lima poin atas Liverpool di posisi kelima. Peluang skenario ini memang tidak besar, tetapi juga bukan sesuatu yang mustahil.
Villa bahkan disebut sebagai salah satu favorit juara Liga Europa. Sementara itu, Liverpool akan menghadapi Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions, ujian berat yang akan sangat menentukan arah skenario ini.