Sejumlah produsen otomotif mulai memasarkan berbagai model sepeda motor listrik dengan harga terjangkau di pasar Indonesia pada Kamis (30/4/2026) guna memenuhi tren peningkatan minat masyarakat terhadap mobilitas ramah lingkungan. Tren ini didorong oleh kebutuhan konsumen akan moda transportasi harian jarak pendek yang dinilai lebih efisien dibandingkan kendaraan konvensional.
Dilansir dari Medcom, pasar kendaraan roda dua elektrik kini diramaikan oleh merek-merek seperti Polytron, United, Uwinfly, Smoot, hingga Viar. Para produsen tersebut menawarkan unit dengan spesifikasi beragam yang disesuaikan untuk penggunaan aktif di wilayah perkotaan dengan rentang harga kompetitif di bawah Rp15 juta.
Polytron menghadirkan model Fox 200 yang dibanderol pada kisaran Rp11 juta hingga Rp12 juta untuk wilayah Jabodetabek. Kendaraan ini memiliki kecepatan maksimal 70 km/jam serta jarak tempuh mencapai 85 km, yang juga dilengkapi dengan fitur pengingat sein digital guna mendukung keselamatan berkendara di jalan raya.
United juga meluncurkan tipe MX-1200 dengan harga mulai dari Rp14,9 juta yang mengandalkan tenaga motor 1200W dan baterai SLA 72V 21,8Ah. Sementara itu, Uwinfly T5 dan Smoot Zuzu menawarkan alternatif bagi konsumen yang menyukai desain retro klasik dengan kisaran harga mulai dari Rp11,3 juta hingga Rp12,9 juta.
Viar NX menjadi salah satu opsi paling ekonomis dengan harga mulai dari Rp9 jutaan untuk penggunaan skuter listrik ringkas di dalam kota. Meskipun ditawarkan dengan harga murah, setiap kendaraan tersebut tetap dilengkapi dengan fitur-fitur modern seperti panel instrumen digital, lampu LED, hingga sistem pengereman cakram.
| Merek dan Tipe | Kecepatan Maksimal | Jarak Tempuh | Estimasi Harga |
|---|---|---|---|
| Polytron Fox 200 | 70 km/jam | 85 km | Rp11 – 12 Juta |
| United MX-1200 | 65 km/jam | 80 km | Rp14,9 Juta |
| Uwinfly T5 | 75 km/jam | – | Rp11,3 – 15 Juta |
| Smoot Zuzu | 60 km/jam | 60 km | Rp12,9 Juta |
| Viar NX | 50 km/jam | 60 km | Rp9 – 13 Juta |
Para calon pembeli diingatkan untuk tetap selektif dalam memilih unit motor listrik dengan mempertimbangkan reputasi merek serta ketersediaan layanan purna jual. Hal ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perawatan kendaraan dan kemudahan dalam mendapatkan suku cadang di masa mendatang.