PSBS Biak Hadapi Persijap Jepara di Tengah Krisis Finansial

PSBS Biak menantang Persijap Jepara pada Jumat (24/4/2026) meski dibayangi tunggakan gaji pemain dan absennya top scorer Ruyery Blanco.

PSBS Biak dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini pada Jumat (24/4/2026) sore WIB guna melakoni laga pekan ke-29 Liga Nasional musim 2025/2026. Pertandingan krusial ini dilaksanakan di tengah kondisi internal tim tamu yang sedang mengalami krisis finansial serius.

Klub berjuluk Badai Pasifik tersebut saat ini menempati posisi ke-18 klasemen sementara dengan perolehan 18 poin. Dilansir dari Bola, PSBS Biak mencatatkan rekor buruk sepanjang putaran kedua dengan tanpa kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir, termasuk sembilan kekalahan.

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, mengakui bahwa persiapan tim tidak berjalan optimal karena fokus para pemain terpecah. Masalah finansial yang belum terselesaikan membuat sejumlah penggawa lebih mengkhawatirkan kelangsungan hidup pribadi dibandingkan performa di lapangan hijau.

"Situasi finansial kami belum membaik, para pemain masih merasa terguncang, terkejut, dan mereka lebih banyak memikirkan kehidupan pribadi mereka daripada sepak bola," ujar Marian Mihail, pelatih PSBS Biak, saat sesi konferensi pers pada Kamis (23/4/2026).

Kondisi tim semakin diperparah dengan kepergian penyerang andalan sekaligus pencetak gol terbanyak tim, Ruyery Blanco. Pemain asal Kolombia tersebut memutuskan pulang ke negaranya setelah klaim tunggakan gaji selama tiga bulan tidak kunjung dibayarkan oleh manajemen klub.

Meskipun demikian, gelandang muda Yano Putra menegaskan komitmen tim untuk tetap mengincar poin di kandang Persijap. Ia menyatakan bahwa seluruh pemain akan berusaha profesional dan melupakan masalah internal saat peluit pertandingan dimulai demi menjauh dari zona degradasi.

Persijap Jepara sendiri saat ini berada di peringkat ke-14 dengan koleksi 28 poin. Laga ini menjadi momentum bagi kedua tim untuk mengamankan posisi mereka agar terhindar dari ancaman turun kasta pada akhir musim nanti.

Recommended