Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mengamankan posisi keempat dalam balapan Moto3 GP Prancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026). Hasil impresif ini diraih Veda dalam debut balapan kondisi lintasan basah pertamanya di kelas Grand Prix.
Veda Ega Pratama, yang membela Honda Team Asia, mengawali perlombaan dari urutan keenam namun sempat merosot hingga posisi ke-14 pada putaran pertama. Penurunan posisi tersebut terjadi karena ia harus menghindari insiden kecelakaan yang terjadi di depannya saat kondisi lintasan sedang licin.
Dilansir dari Bola, pembalap berusia 17 tahun ini secara perlahan memperbaiki posisinya dengan menjaga kecepatan yang konsisten. Ia berhasil menembus kembali jajaran lima besar sebelum akhirnya terlibat dalam persaingan ketat untuk memperebutkan podium pada paruh kedua balapan.
"Hari ini perasaan saya sangat bagus, jujur saja. Saat warm up, saya hampir terjatuh dan sebelum balapan saya sedikit takut karena kondisinya benar-benar sulit, apalagi ini balapan Grand Prix basah pertama saya di Moto3," ujar Veda Ega Pratama, Pembalap Honda Team Asia.
Ketenangan menjadi kunci bagi pembalap asal Wonosari, Gunung Kidul, tersebut untuk bertahan di tengah banyaknya pembalap lain yang mengalami kecelakaan. Veda mengakui bahwa target awalnya sebelum start hanya sekadar menyelesaikan balapan dan membawa pulang poin bagi tim.
Memasuki putaran-putaran terakhir, Veda sempat berusaha mengejar kelompok pembalap di zona podium. Namun, kendala pada penurunan performa ban belakang membuatnya tertahan dan harus puas menyelesaikan balapan di peringkat keempat.
Pencapaian di Le Mans ini menjadi poin penting bagi Veda untuk melanjutkan tren positifnya sebagai pendatang baru (rookie) di musim balap 2026. Penampilan tersebut menunjukkan kematangan teknis sang pembalap saat menghadapi situasi ekstrem di level kejuaraan dunia.