Klub sepak bola PSBS Biak dipastikan menjadi tim pertama yang terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi musim 2025/2026 setelah menelan kekalahan 0-4 dari Persebaya Surabaya. Pertandingan pekan ke-31 tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Sabtu (2/5/2026) sore WIB.
Hasil minor ini membuat tim berjuluk Badai Pasifik tetap tertahan di posisi juru kunci klasemen dengan raihan 18 poin. Dilansir dari Bola, empat gol kemenangan tuan rumah dicetak melalui dwigol Milos Raickovic pada menit ke-52 dan 62, serta aksi Francisco Rivera pada menit ke-75 dan 80.
Kekalahan di markas Persebaya memperpanjang tren negatif PSBS Biak yang gagal meraih kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir. Hingga pekan ke-31, juara Liga 2 musim sebelumnya ini hanya mencatat empat kemenangan, enam hasil imbang, dan 21 kekalahan.
Lini belakang menjadi sorotan utama sepanjang musim berjalan dengan catatan kebobolan mencapai 78 gol, jumlah tertinggi di liga. Sementara itu, efektivitas serangan PSBS juga tergolong rendah karena hanya mampu memproduksi 29 gol dari seluruh pertandingan yang telah dijalani.
Asisten pelatih PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo, memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski tim harus turun kasta. Ia menilai anak asuhnya tetap menunjukkan daya juang tinggi hingga menit terakhir pertandingan di tengah situasi internal yang sulit.
"Saya melihat anak-anak bermain luar biasa. Semuanya tahu kondisi kami seperti apa, tapi sampai terakhir mereka tetap berjuang untuk mempertahankan gawangnya," ujar Kahudi Wahyu Widodo, Asisten Pelatih PSBS Biak.
Kahudi juga menyoroti adanya kesenjangan kualitas fisik dan mental antara skuadnya dengan pemain Persebaya Surabaya. Selain masalah teknis di lapangan seperti transisi negatif, ia melontarkan kritik terbuka yang ditujukan kepada pihak manajemen klub.
"Saya sekalian bisa ngomong buat manajemen saya, perjuangan anak-anak sudah seperti itu, masa saja kalian tutup mata?," tegas Kahudi Wahyu Widodo, Asisten Pelatih PSBS Biak.
Di sisi lain, kemenangan ini membawa Persebaya Surabaya naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan total 51 poin. Skuad asuhan Paul Munster tersebut kini terus menjaga peluang untuk bersaing di papan atas klasemen liga.