PSIM Yogyakarta terpaksa memindahkan lokasi pertandingan kandang melawan Persija Jakarta ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Rabu (22/4/2026) sore WIB. Perubahan tempat laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 ini dilakukan karena panitia penyelenggara tidak mendapatkan izin keamanan dari kepolisian di Bantul.
Pertandingan yang sedianya digelar di Stadion Sultan Agung tersebut kini menempatkan Laskar Mataram dalam situasi laga kandang rasa tandang. Dilansir dari Bola, PSIM saat ini masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 38 poin.
Skuad asuhan Jean-Paul van Gastel datang dengan ambisi memutus tren negatif setelah gagal meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Tercatat, Tim Naga Jawa hanya mengemas dua hasil imbang dan menelan tiga kekalahan dari Dewa United, PSM Makassar, serta Bhayangkara FC.
Kondisi PSIM semakin sulit menyusul absennya sejumlah pilar utama dalam bentrokan krusial ini. Fahreza Sudin dipastikan menepi karena urusan keluarga, sementara Anton Fase dan Rakhmatsho Rakhmatzoda masih menjalani pemulihan akibat cedera.
Berbanding terbalik dengan tuan rumah, Persija Jakarta bertamu ke Pulau Dewata dengan kepercayaan diri tinggi usai mencatat dua kemenangan beruntun. Tim berjuluk Macan Kemayoran sebelumnya sukses menaklukkan Persebaya 3-0 dan menang tipis 1-0 atas PSBS.
Anak asuh Mauricio Souza kini menduduki peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 58 poin. Persija membutuhkan kemenangan tambahan untuk terus menempel ketat Borneo FC di posisi kedua dan pemuncak klasemen sementara, Persib Bandung.
Selisih poin yang cukup rapat di papan atas membuat konsistensi menjadi kunci utama bagi Persija dalam lawatannya kali ini. Tambahan tiga poin di Bali akan memberikan tekanan besar bagi para pesaing gelar juara liga musim ini.