PSM Makassar dan Persijap Jepara resmi memastikan diri bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah berakhirnya rangkaian pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 pada Minggu (10/5/2026).
Kepastian tersebut didapat setelah kedua tim mengoleksi 34 poin, jumlah yang secara matematis tidak lagi dapat dikejar oleh Persis Solo yang berada di zona degradasi berkat keunggulan catatan pertemuan langsung atau head to head.
Dilansir dari Bola, PSM Makassar tetap aman meski menelan kekalahan 0-3 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, karena perolehan poin mereka sudah cukup untuk mengunci posisi di luar tiga terbawah.
Persijap Jepara menyusul langkah PSM setelah menumbangkan Persita Tangerang dengan skor telak 3-0 di Stadion Internasional Banten pada Minggu (10/5/2026) sore WIB.
Kemenangan tim asuhan Mario Lemos tersebut membuat perolehan poin mereka sama dengan Juku Eja, sekaligus menutup peluang Persis Solo untuk menggeser posisi mereka di klasemen akhir musim ini.
Persis Solo saat ini tertahan di peringkat ke-16 dengan raihan 28 poin setelah bermain imbang tanpa gol saat menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026).
Klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut kini hanya memiliki dua laga sisa untuk mencoba keluar dari zona merah, yakni melawan Dewa United dan Persita Tangerang.
Situasi sulit juga dihadapi Madura United yang berada di peringkat ke-15 dengan 31 poin, namun mereka masih memiliki tabungan tiga pertandingan tersisa musim ini.
Madura United dijadwalkan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda Lampung pada Senin (11/5/2026), sebelum melawan PSIM Yogyakarta dan PSM Makassar di laga penutup.
Laskar Sapeh Kerrab wajib meraih lebih dari 34 poin untuk memastikan diri tetap di kasta tertinggi, mengingat mereka kalah head to head jika memiliki poin yang sama dengan Persis Solo.