PSS Sleman resmi memastikan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah meraih kemenangan telak 3-0 atas PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Minggu (3/5/2026) sore WIB. Kemenangan pada pekan ke-27 Grup Timur Championship 2025/2026 ini membuat tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut mengunci tiket promosi musim depan.
Hasil positif ini membuat PSS Sleman keluar sebagai juara grup dengan total raihan 56 poin dari 27 pertandingan. Dilansir dari Bola, tim asuhan Ansyari Lubis ini menyusul Garudayaksa yang telah lebih dulu memastikan diri naik kasta ke kompetisi kasta utama musim depan.
Dominasi tuan rumah sudah terlihat sejak awal laga melalui tiga gol yang dicetak oleh Gustavo Tocantins pada menit ke-25, Junior Haqi di menit ke-58, dan Arda Alfareza pada menit ke-87. Meski memiliki jumlah poin yang sama dengan Persipura Jayapura di posisi kedua, PSS berhak atas posisi puncak karena unggul dalam catatan head to head.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan pembuktian dari tekad kuat para pemain sejak awal musim bergulir. Ia mengapresiasi kerja keras skuadnya yang bertarung habis-habisan untuk mencapai target kembali ke kasta tertinggi.
"Tekad kami untuk bisa lolos ke Liga 1 akhirnya mereka buktikan. Ini menunjukkan kualitas pemain yang sangat baik. Mereka bertarung dan memperjuangkan apa yang ingin dicapai," ujar Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman.
Gelandang PSS, Arda Alfareza, menambahkan bahwa pencapaian ini adalah hasil kolaborasi seluruh elemen tim, mulai dari pemain, staf pelatih, hingga ofisial. Ia mengaku terharu dengan dukungan konsisten dari masyarakat Sleman yang terus mengawal tim sejak masa latihan.
Kemenangan bersejarah ini disaksikan langsung oleh lebih dari 16 ribu suporter yang memadati tribun Stadion Maguwoharjo. Kehadiran ribuan pendukung tersebut menciptakan atmosfer yang memotivasi pemain untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan penentuan tersebut.
Setelah berkompetisi di kasta kedua selama satu musim, PSS Sleman kini bersiap untuk kembali bersaing di level tertinggi. Manajemen dan tim kepelatihan diprediksi akan segera melakukan evaluasi untuk mempersiapkan skuad menghadapi musim baru mendatang.