Klub promosi PSS Sleman dilaporkan mengincar penjaga gawang Kadu Monteiro dan pemain sayap Luquinhas dari PSBS Biak untuk merombak skuad menjelang kompetisi musim depan.
Seperti dilansir dari Bola pada Minggu (17/5/2026), langkah transfer ini mencuat setelah PSBS Biak dipastikan terdegradasi ke Liga 2 dan sedang mengalami masalah finansial yang serius.
Asisten pelatih PSBS Biak, Kahudi Wahyu Widodo, memberikan konfirmasi mengenai kualitas yang dimiliki oleh Luquinhas di atas lapangan.
"Luquinhas itu pemain yang cerdas menurut saya. Dia paham tentang setiap game plan yang diterapkan pelatih. Selain kemampuan individu, dia memang worth it meskipun fisiknya enggak terlalu tinggi," ujar Kahudi Wahyu Widodo, Asisten Pelatih PSBS Biak.
Catatan performa Luquinhas tergolong impresif dengan membukukan tujuh gol dan enam assist dari 31 pertandingan bersama skuad Badai Pasifik.
"Di setiap momen itu selalu paham, kapan dia melakukan penetrasi, kapan dia tahan bola, pokoknya dia ngerti apa yang dia lakukan. Jago dia. Terus menahan bolanya juga bagus. Itu salah satu keuntungan," sambung Kahudi Wahyu Widodo, Asisten Pelatih PSBS Biak.
Selain sang pemain sayap, Kahudi juga merekomendasikan penjaga gawang asal Angola, Kadu Monteiro, serta Ruyery untuk merebut posisi di kasta tertinggi.
"Oh ya cocok. Kadu sama Luquinhas, sama Ruyery itu saya rekomendasikan," kata Kahudi Wahyu Widodo, Asisten Pelatih PSBS Biak.
Ia menambahkan bahwa sejumlah juru taktik dari tim rival juga sudah mulai mencari tahu informasi mengenai ketersediaan para pemain PSBS Biak.
"Pemain PSBS kemarin tuh banyak yang nanyain ke saya, para pelatih-pelatih itu. Bagus kok sebetulnya," ungkap Kahudi Wahyu Widodo, Asisten Pelatih PSBS Biak.
Kontrak mayoritas penggawa PSBS Biak dijadwalkan akan kedaluwarsa pada akhir Mei 2026 seiring dengan tuntasnya kompetisi musim ini.