Manajemen PSS Sleman memastikan seluruh tribune Stadion Maguwoharjo akan kembali dibuka untuk suporter saat menjamu PSIS Semarang pada laga terakhir kompetisi musim 2025/2026, Jumat (2/5/2026). Kepastian ini didapat setelah masa sanksi pembatasan penonton dari Komite Disiplin PSSI berakhir.
Dilansir dari Bola, pembukaan tribune utara dan selatan menjadi tambahan kekuatan krusial bagi skuad Laskar Sembada yang tengah mengejar target promosi. Sebelumnya, penonton hanya diperbolehkan mengisi tribune barat dan timur selama empat pertandingan kandang terakhir akibat sanksi disiplin.
Hadirnya basis massa suporter dari Brigata Curva Sud (BCS) dan Slemania di seluruh sudut stadion diharapkan mampu meningkatkan moral pemain. Pertandingan pekan ke-27 ini diprediksi akan menjadi penentu posisi PSS Sleman di papan klasemen akhir.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengungkapkan rasa leganya terhadap kembalinya atmosfer penuh di markas mereka. Dirinya mengakui tim sangat merindukan kehadiran pendukung setia yang selama ini terhalang aturan pengosongan tribune utara dan selatan.
"Mudah-mudahan ini juga menjadi pemicu energi yang positif buat pemain dan mudah-mudahan itu pertandingan yang akan menentukan kami lolos ke Liga 1," kata Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman.
PSS Sleman saat ini masih memimpin klasemen sementara dengan perolehan 52 poin hingga pekan ke-25. Posisi mereka ditempel ketat oleh Persipura Jayapura yang mengantongi 50 poin dan Barito Putera dengan raihan 49 poin.
Sebelum menghadapi laga penutup melawan PSIS Semarang, tim kebanggaan masyarakat Sleman ini dijadwalkan bertandang ke markas Persiba Balikpapan. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Batakan, Kalimantan Timur, pada Minggu (26/4/2026) malam WIB.
Gelandang PSS, Dominikus Dion, menegaskan komitmen seluruh skuad untuk berjuang maksimal demi meraih tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Menurutnya, dukungan langsung dari seluruh tribune menjadi motivasi tambahan bagi pemain untuk memastikan tiket promosi musim depan.