PSS Sleman dijadwalkan menghadapi Garudayaksa FC dalam partai puncak final kompetisi sepak bola di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB. Laga krusial ini menjadi penentu gelar juara setelah kedua tim memastikan diri meraih tiket promosi ke kasta tertinggi liga musim depan.
Klub berjuluk Super Elang Jawa tersebut melangkah ke final usai meraih kemenangan telak 3-0 atas PSIS Semarang pada Minggu (3/5/2026). Dilansir dari Bola, keberhasilan menembus babak final ini dipastikan di hadapan lebih dari 16 ribu suporter setianya yang memadati stadion kandang mereka.
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, kini tengah memberikan porsi latihan pemulihan guna menjaga kebugaran fisik skuatnya. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan kondisi seluruh pemain kembali segar sebelum beradu taktik dengan tim lawan yang berstatus juara Grup Barat tersebut.
"Yang pasti kita tahu di final nanti bertemu dengan Garudayaksa. Setelah melawan PSIS kami ada recovery sehingga nanti lebih fresh lagi di partai final," ujar Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman, saat memberikan keterangan terkait persiapan timnya.
Ansyari menambahkan bahwa perjalanan tim sepanjang musim ini dijalani secara bertahap mengingat tingginya tekanan di setiap pertandingan. Ia mengapresiasi kedisiplinan para pemain dalam menjalankan instruksi tim pelatih hingga mampu mencapai target promosi ke kasta liga utama.
Dominikus Dion, gelandang PSS asal Sleman, mengungkapkan rasa bangganya dapat mengantarkan tim daerah asalnya kembali ke persaingan level tertinggi nasional. Hal serupa disampaikan pemain sayap Junior Haqi, yang mencatatkan prestasi promosi pada musim debut profesionalnya di usia 25 tahun.
Berdasarkan statistik performa, kedua tim memiliki catatan impresif sepanjang musim dengan PSS mengoleksi 56 poin sebagai penguasa Grup Timur. Sementara itu, Garudayaksa FC melaju ke final setelah mengalahkan Persikad Depok dengan skor 3-1 dan mengakhiri fase grup dengan torehan 52 poin.
Meski PSS pernah mengantongi kemenangan 1-0 atas Garudayaksa FC pada laga uji coba Desember 2025 lalu, kedua kubu memprediksi atmosfer final akan jauh berbeda. Pertandingan ini akan menjadi penutup rangkaian kompetisi sebelum kedua tim mempersiapkan diri untuk liga musim mendatang.