PSS Sleman Hadapi Garudayaksa FC pada Final Liga 2 di Maguwoharjo

PSS Sleman siap melawan Garudayaksa FC dalam laga final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu malam (9/5/2026).

PSS Sleman akan berhadapan dengan Garudayaksa FC dalam pertandingan final Pegadaian Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu (9/5/2026) pukul 19.00 WIB. Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengonfirmasi seluruh pemainnya berada dalam kondisi siap tanding guna memperebutkan gelar juara.

Kesiapan tim berjuluk Super Elang Jawa ini menyusul keberhasilan mereka mengamankan tiket promosi ke BRI Super League setelah mengalahkan PSIS Semarang 3-0 pada 3 Mei lalu. Dilansir dari Bola, PSS melaju ke babak puncak dengan status juara Grup Timur setelah mengantongi total 36 poin sepanjang kompetisi.

Lawan mereka, Garudayaksa FC, merupakan jawara Grup Barat yang berhasil mengumpulkan 56 poin. Tim asuhan Widodo Cahyono Putro tersebut memastikan langkah ke final setelah menumbangkan Persikad Depok dengan skor 3-1, sekaligus mengukuhkan diri sebagai tim dengan pertahanan paling solid.

"Pertandingan ini sudah dinantikan seluruh pemain karena kami dipastikan lolos langsung. Pemain semuanya sudah punya sikap, karakter yang akan mereka tunjukkan," kata Ansyari Lubis, Pelatih PSS Sleman. Ia menambahkan bahwa pemain senior seperti Mofu dan Ichsan Pratama diharapkan mampu membimbing rekan-rekannya di laga krusial ini.

Ansyari menegaskan fokus utamanya adalah mematahkan lini belakang lawan yang dikenal sangat kuat. Ia menginstruksikan para pemain untuk tampil tanpa beban guna mempertahankan rekor tidak terkalahkan di kandang sendiri sepanjang musim ini di hadapan ribuan pendukung setia.

Mengenai status Garudayaksa FC sebagai klub milik Presiden RI Prabowo Subianto, Ansyari menyatakan hal tersebut tidak memberikan tekanan tambahan bagi timnya. Ia menegaskan bahwa sepak bola harus menjunjung tinggi sportivitas dan tidak berkaitan dengan unsur politik dalam pertandingan di lapangan.

Ansyari Lubis, yang juga masuk dalam nominasi pelatih terbaik musim ini, lebih memilih memprioritaskan kemenangan tim daripada penghargaan individu. Ia pun berharap kepemimpinan wasit di partai final nanti berjalan adil karena pertandingan tersebut akan disaksikan langsung oleh para petinggi PSSI.

Recommended