PSSI dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan untuk kembali melakukan program naturalisasi pemain keturunan yang berkarier di Eropa. Salah satu nama yang mencuat adalah Luke Vickery.
Penambahan amunisi di lini serang menjadi prioritas utama PSSI. Hal ini mengingat Timnas Indonesia selama ini masih mengandalkan Ole Romeny. Meski ada opsi lain seperti Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka, mereka dinilai belum sepadan dengan Romeny.
Oleh karena itu, PSSI berencana mempercepat proses penambahan pemain melalui program naturalisasi, terutama mengingat padatnya agenda di tahun 2026 dan seterusnya.
Luke Vickery, yang saat ini bermain untuk Macarthur FC di A-League, menjadi salah satu kandidat kuat. Performanya cukup baik musim ini dengan torehan empat gol dan satu assist dari 19 laga dengan total 1.154 menit bermain.
Pemain berusia 20 tahun kelahiran Hawaii, Amerika Serikat ini disebut-sebut telah menjalin komunikasi dengan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Melalui kanal YouTube Yussa Nugraha, Vickery memberikan sinyal siap bergabung dengan Skuad Garuda.
Vickery mengklaim dirinya pemain serba bisa yang dapat ditempatkan sebagai penyerang sayap (kiri atau kanan) maupun striker. "Saya bisa bermain sebagai striker, tapi biasanya bermain sebagai pemain sayap. Mau penyerang sayap kiri atau kanan tidak masalah. Saya suka keduanya. Aku bisa menggunakan kedua kaki," kata Luke Vickery.
Vickery menambahkan bahwa ia baru bergabung dengan Macarthur FC, namun sudah mendapatkan kepercayaan dan menit bermain yang cukup. "Dua musim terakhir saya berada di West United di Melbourne. Di sana saya tidak benar-benar bermain terlalu banyak. Secara keseluruhan mungkin 10 pertandingan sebagai pemain supersub, bermain selama 5-10 menit," ujar pemain berdarah Medan, Sumatera Utara ini.
Lebih lanjut, Vickery menjelaskan arti musim ini baginya. "Pertama untuk tim, menurutku kami belum menemukan permainan yang terbaik sebagai tim dengan banyak pemain yang berkualitas. Aku pikir kami bisa meraih hasil yang lebih baik di klasemen," tuturnya.
Vickery juga menyinggung tantangan di musim ini. "Persaingan di klasemen sangat ketat. Semua tim saling mengalahkan. Kami masih berada di peringkat top 6 atau bahkan lebih tinggi lagi. Target utama kami adalah peringkat setinggi mungkin dan masuk final. Jadi pertandingan minggu ini akan menjadi sangat penting. Jadi harus bisa menang di setiap perandingan," tukasnya.
"Kemudian untuk diriku, aku harus benar-benar meningkatkan permainanku tahun ini dibandingkan dengan yang terakhir. Aku mendapatkan lebih banyak menit bermain, kepercayaan dari pelatih," paparnya sembari menambahkan ia tak ingin melewatkan begitu saja setiap kepercayaan yang diberikan kepadanya.
"Mereka percaya kepadaku sejak awal dan bergabung dengan Macarthur FC sungguh luar biasa. Saya tidak bisa hanya berterima kasih kepada mereka, saya merasa telah membayar mereka. Saya ingin terus membalas kebaikan mereka dan kepercayaan yang sudah mereka berikan dengan mencetak gol dan kerja keras," tutup Luke Vickery.