PSSI terus berupaya meningkatkan kualitas wasit nasional yang bertugas di Liga Indonesia. Hal ini dilakukan melalui berbagai program pengembangan yang berkelanjutan.
Komite Wasit PSSI bersama Departemen Wasit dan PSSI Pers kembali menggelar Regular Media Briefing di Kantor PSSI, GBK Arena, Selasa (10-3-2026). Forum komunikasi ini secara rutin diadakan untuk menyampaikan perkembangan, evaluasi, serta inisiatif peningkatan kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Indonesia.
Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa peningkatan kualitas wasit adalah fondasi penting dalam membangun kompetisi yang profesional, adil, dan berintegritas. Ia juga menekankan pentingnya sistem perwasitan yang kuat, transparan, dan profesional untuk mendukung kemajuan sepak bola Indonesia.
"Sepak bola yang maju harus ditopang oleh sistem perwasitan yang kuat, transparan, dan profesional. Karena itu, PSSI terus mendorong berbagai program pengembangan wasit, baik dari sisi kualitas, sistem evaluasi, maupun pembinaan berkelanjutan. Kami ingin memastikan bahwa kepemimpinan pertandingan di liga tertinggi semakin berkualitas dan dipercaya semua pihak," ujar Erick Thohir.
Menjelang laga Persib vs Persija, pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza menyoroti peran VAR pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Minggu (11/1/2026), meskipun pertandingan dipimpin oleh wasit elite asal Korea Selatan.
Keterbukaan informasi kepada media menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap sistem perwasitan di Indonesia, menurut Erick Thohir. Ia menjelaskan bahwa forum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada publik tentang langkah-langkah yang sedang dan akan dilakukan PSSI dalam memperbaiki ekosistem perwasitan.
"Melalui forum ini, kami ingin menjelaskan kepada publik berbagai langkah yang sedang dan akan dilakukan PSSI dalam memperbaiki ekosistem perwasitan. Transparansi adalah kunci agar semua pihak memahami proses pembinaan yang sedang berjalan," kata Erick.
Yoshimi Ogawa, Ketua Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI, menyampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Erick Thohir, PSSI menjalankan berbagai inisiatif pengembangan wasit di seluruh Indonesia serta memperkuat kualitas kepemimpinan pertandingan di level kompetisi tertinggi.
"Di bawah kepemimpinan Presiden PSSI, Bapak Erick Thohir, kami menjalankan sejumlah inisiatif strategis untuk meningkatkan kualitas perwasitan, mulai dari penguatan sistem evaluasi, pengembangan jumlah dan kualitas wasit di daerah, hingga pembinaan wasit futsal," ujar Ogawa.
Inisiatif dan Capaian
Komite Wasit PSSI memaparkan inisiatif dan pencapaian yang difokuskan pada empat aspek utama, yaitu:
- Evaluasi menyeluruh terhadap performa wasit yang memimpin pertandingan di kompetisi kasta tertinggi dan level di bawahnya.
- Pengembangan REFER, platform digital sebagai sistem evaluasi, administrasi/penunjukan pertandingan, serta edukasi wasit.
- Pengembangan dan penambahan jumlah wasit di Asosiasi Provinsi (Asprov).
- Memperkuat pembinaan wasit futsal.
Komunikasi yang Efektif
Yoshimi Ogawa menyatakan bahwa Regular Media Briefing for Refereeing akan menjadi agenda rutin untuk menyampaikan perkembangan program serta menjalin komunikasi yang konstruktif antara PSSI dan media. Erick Thohir menginstruksikan agar inisiatif dan pencapaian Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI disampaikan secara terbuka kepada media.
"Bapak Erick Thohir telah menginstruksikan kami untuk menyampaikan secara terbuka kepada media mengenai berbagai inisiatif dan pencapaian yang dilakukan Komite Wasit dan Departemen Wasit PSSI. Kami berharap forum ini dapat membantu publik memahami proses pembinaan perwasitan yang sedang berjalan," tutur Ogawa.
PSSI berharap langkah-langkah ini dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan di kompetisi sepak bola Indonesia dan memperkuat kepercayaan seluruh pemangku kepentingan terhadap integritas kompetisi nasional.