Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan tengah menunggu perkembangan solusi terkait masalah yang dihadapi Dean James, pemain naturalisasi Timnas Indonesia, di Liga Belanda.
Dean James, yang berstatus pemain naturalisasi, menghadapi gugatan dari klub Belanda, NAC Breda. Gugatan tersebut mempertanyakan legalitasnya sebagai pemain non-EU di Eredivisie musim 2025/2026.
“Prosesnya kan bukan di sini, di sana. Jadi ya kita tunggu saja dari sana apa sih ini pasti ada solusi-solusi itu masalah. Ada problem lah,” ujar Arya.
Dean James sendiri telah dikontrak oleh tim Eredivisie, Go Ahead Eagles, sejak Juli 2023 dan memperpanjang kontraknya pada Januari 2025. Ia kemudian resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025.
Sebagai pemain non-EU, Dean James wajib memiliki izin kerja dan menerima gaji minimal sebesar 608.000 euro, atau setara dengan Rp11,8 miliar. Hal inilah yang menjadi dasar pertanyaan dari NAC Breda.
Persoalan ini diduga menjadi penyebab Dean James absen dari panggilan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 yang berlangsung pada 27-30 Maret lalu.
Meskipun namanya sempat masuk ke dalam daftar 24 pemain pilihan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, Dean James terpaksa dicoret karena kendala tersebut.
Arya juga membantah bahwa absennya Dean James disebabkan oleh masalah paspor. "Tidak ada urusan sama itulah, tidak ada hubungan. Kan yang diribut-ributkan kan bukan hanya dia, banyak saja di sana saja, tidak ada masalah," imbuh Arya.
Arya meyakinkan bahwa PSSI akan menyelesaikan semua urusan administrasi terkait pemain naturalisasi. "Jadi jangan khawatir yang pasti kan yang kita menyelesaikannya semua administrasi semua beres gitu. Ya kan? Dari kitanya sudah beres semua tuh. Jadi bereslah, tidak akan masalah," tuturnya.