Hakim Tentukan Nasib Gugatan Pertandingan Ulang NAC Breda Pekan Depan

Pengadilan Utrecht segera umumkan putusan gugatan NAC Breda terkait masalah paspor pemain Go Ahead Eagles, Dean James, pada Senin 4 Mei 2026.

Pengadilan Utrecht di Belanda menggelar sidang gugatan banding klub NAC Breda terhadap KNVB terkait status kewarganegaraan pemain lawan pada Selasa (28/4/2026). Hakim menjadwalkan pembacaan putusan ringkas atas perkara paspor ini pada Senin (4/5/2026) mendatang.

Dilansir dari Bola, pihak NAC Breda menuntut pengulangan laga kontra Go Ahead Eagles yang berlangsung pada 15 Maret 2026 lalu. Tuntutan ini diajukan setelah muncul bukti bahwa bek Go Ahead Eagles, Dean James, dinilai tidak memenuhi syarat untuk bertanding.

Kubu NAC Breda bersikeras bahwa pertandingan yang berakhir dengan skor 0-6 tersebut harus dianulir demi menegakkan regulasi kompetisi. Mereka berpendapat bahwa keikutsertaan pemain ilegal dalam sebuah laga profesional merupakan pelanggaran serius terhadap aturan liga.

"Kasus ini bukan tentang sentimen, tetapi tentang aturan sederhana. Menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat. Go Ahead telah menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat," ujar Tim Willems, Pengacara NAC Breda.

Willems menambahkan bahwa dewan liga seharusnya mengabulkan permohonan tersebut jika hasil laga masih berdampak pada persaingan klasemen. Ia mengkritik interpretasi KNVB yang dianggap membuat ketentuan pengulangan pertandingan menjadi tidak berarti.

Di sisi lain, KNVB menolak permintaan tersebut karena khawatir akan munculnya fenomena gugatan serupa dari klub-klub lain. Pihak asosiasi menyatakan ada kendala jadwal yang sangat padat jika harus mengatur ulang pertandingan di kasta tertinggi Liga Belanda tersebut.

Michiel van Dijk selaku pengacara KNVB mengungkapkan terdapat setidaknya sebelas pemain di liga yang memiliki kendala administrasi paspor serupa. Para pemain tersebut tercatat telah berpartisipasi dalam sedikitnya 133 pertandingan sepanjang musim ini.

Berdasarkan regulasi, setiap klub hanya memiliki waktu delapan hari untuk mengajukan keberatan mengenai kelayakan pemain lawan. Sejauh ini, tercatat hanya NAC Breda dan TOP Oss yang melayangkan protes resmi terkait masalah administrasi tersebut.

Dalam persidangan, hakim sempat menyoroti aturan bahwa pemain yang secara sukarela mengambil kewarganegaraan lain secara otomatis kehilangan status warga negara Belanda. NAC Breda meyakini pihak klub dan pemain profesional seharusnya memahami konsekuensi hukum dari perubahan status kewarganegaraan tersebut.

Pihak penggugat juga mengklaim telah menghubungi KNVB sebelum kasus ini mencuat ke publik. Menurut NAC Breda, asosiasi sepak bola Belanda sebenarnya sudah menyadari adanya masalah paspor ini sejak awal namun tidak segera mengambil tindakan tegas.

Recommended